mega Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.

Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis

3 min read

statis dan dinamis

Sebelum membahas perbedaan web statis dan dinamis sebaiknya kita perlu untuk mengetahui pengertian dari website itu apa. 

Website ialah sebuah kumpulan halaman di dalam suatu domain internet yang sengaja dibuat dengan tujuan tertentu serta berisi konten yang berbagai macam. 

Website juga telah terkenal sejak puluhan tahun lalu setelah internet berkembang. 

Sedangkan website statis dan dinamis ini merupakan suatu jenis website dimana berdasarkan dari teknologi yang digunakan dalam melakukan perubahan isi atau konten. 

Website Statis dan Dinamis 

statis dan dinamis
website statis dan dinamis

Bila Anda ingin mengetahui apa itu website statis dan dinamis? Maka biasanya website statis sering disebut dengan website tradisional. 

Website statis sering diartikan dimana informasi yang ada di halaman tidak dapat diubah seenaknya oleh para pengguna. 

Hal ini terjadi karena perubahan konten perlu melewati script yang sudah ada dalam program. 

Sedangkan untuk website dinamis merupakan sebuah website yang telah menggunakan teknologi terbaru. 

Website dinamis sendiri akan cenderung lebih mudah untuk digunakan karena website dinamis mendukung perubahan informasi yang dikerjakan langsung oleh para pengguna. 

Untuk website dinamis ini memungkinkan para pengguna untuk dapat melakukan perubahan secara berkala sehingga konten yang ada akan lebih menarik dibandingkan dengan website statis. 

Perbedaan Website Statis dan Dinamis 

Bila dilihat secara sekilas maka tidak akan banyak perbedaan dari website statis dan dinamis kecuali dari sisi teknologi pembuatannya. 

Tetapi bila dilihat lebih dalam lagi dua jenis website ini akan memiliki perbedaan yang cukup signifikan dimulai dari database yang digunakan sampai dengan desain yang secara visual. 

Untuk informasi lebih lengkap dapat dibaca dalam artikel dibawah ini. 

Berikut beberapa perbedaan website statis dan dinamis. 

1. Perbedaan Database 

Database pada sebuah website merupakan hal yang sangat penting untuk dapat menyimpan data yang ada di dalam internet. 

Pada website statis tidak memerlukan sebuah database yang ukurannya besar. 

Hal ini terjadi karena para pengguna tidak memerlukan penyimpanan untuk berbagai macam data, baik itu data yang penting ataupun untuk memproses data. 

Sedangkan untuk website dinamis hal seperti ini tidaklah berlaku. 

Website dinamis perlu memerlukan sebuah database yang dapat digunakan dalam menyimpan data ataupun hanya untuk memproses data. 

Para pengguna dari website dinamis ini biasanya menggunakan MySQL dan atau Oracle untuk database nya. 

Baca Juga: Pengertian SQL Injection dan Cara Mencegahnya

2. Perbedaan Desain 

Bila ingin menarik pengunjung maka salah satu caranya yaitu dengan memiliki desain yang up to date. 

Bila ingin mengetahui dari jenis website yang sedang dikunjungi maka bisa dilihat dari desain yang digunakan pada website tersebut. 

Jenis website statis akan cenderung memiliki desain yang sederhana dan terkesan klasik. 

Sedangkan untuk jenis website dinamis desainnya akan lebih kekinian serta beraneka ragam. 

Untuk website dinamis para pengguna dapat menambahkan berbagai macam animasi yang bertujuan untuk mempercantik pada tampilan website. 

3. Perbedaan Konten 

Dari segi kontennya, website statis akan cenderung bahkan jarang sekali untuk di update ataupun diubah pada isinya karena akan terlalu rumit. 

Sedangkan untuk konten yang menggunakan website dinamis akan terlihat lebih menarik. 

Hal ini terjadi karena pada website ini memungkinkan para pengguna dapat merubah tampilan setiap saat. 

Dengan begitu membuat website dinamis akan lebih banyak digunakan dibandingkan dengan website statis. 

Semua dapat terjadi karena konten merupakan salah satu cara dalam menarik pengunjung. 

4. Perbedaan Ukuran 

Perbedaan ukuran juga menjadi perbedaan antara website statis dan dinamis. 

Pada website statis akan memiliki ukuran lebih kecil karena pada sistem pemrograman yang digunakan tidak begitu rumit. 

Hal ini akan menjadi kelebihan pada website statis karena akan lebih cepat diakses oleh para pengguna. 

Sedangkan untuk website statis ukurannya cenderung lebih besar, karena bahasa dan sistem pemrograman akan lebih kompleks sehingga waktu yang digunakan dalam mengakses akan lebih lama. 

5. Perbedaan Bahasa Pemrograman 

Untuk bahasa pemrograman pada website statis ini menggunakan HTML dan CSS. 

Sedangkan untuk website dinamis menggunakan bahasa pemrograman yang lebih bervariasi. 

Contohnya seperti HTML, PHP, ASP dan Javascript. 

6. Perbedaan Interaksi 

Di website statis para pengunjung tidak dapat melakukan perubahan sehingga website statis ini dianggap kurang interaktif. 

Hal ini terjadi karena pengunjung hanya dapat mengakses serta menikmati konten yang ada pada website. 

Tetapi akan berbeda dengan website dinamis, dimana pengunjung dapat berinteraksi dengan website seperti dapat melakukan login ataupun perubahan yang ada dalam konten. 

Hal seperti ini dapat menjadi kelemahan serta kelebihan dari website dinamis karena data dapat saja diretas yang sudah disimpan sehingga akan terjadi kebocoran pada data. 

7. Perbedaan Penggunaan 

statis dan dinamis
perbedaan web statis dan dinamis

Selanjutnya ada perbedaan penggunaan website. 

Untuk website statis biasanya digunakan untuk website penjualan, dimana konten pada halaman website hanya berisi produk dan juga kontak dari si pemilik. 

Sedangkan untuk penggunaan website dinamis akan lebih beragam. 

Contohnya seperti situs sosial media serta toko online yang memang mengharuskan adanya sebuah interaksi antara para pengguna dan para pengunjung website. 

8. Perbedaan interaksi pengguna 

Ketika membuat sebuah website para pengguna pastinya memiliki berbagai macam tujuan. 

Para pengguna website statis biasanya membuat sebuah website untuk digunakan dalam jangka panjang sehingga tidak terlalu membutuhkan perubahan bila tidak mendesak. 

Pengguna dari website statis tidak perlu berinteraksi dengan para pengunjung sehingga akan lebih santai. 

Tetapi akan berbeda dengan pengguna website dinamis, dimana memang ditujukan untuk kepentingan komersial sehingga sangat perlu melakukan perubahan di setiap waktu agar dapat mengoptimalkan tujuan dari membuat website. 

Penutup 

Itulah tadi perbedaan dari website statis dan dinamis yang dapat kami berikan informasinya. 

Bila Anda berencana membuat sebuah website baik itu website statis atau website dinamis jangan lupa untuk menggunakan jasa layanan pembuatan website

Salah satunya yaitu Bikin.Website yang sudah terpercaya dan aman.

Jika masih ada pertanyaan yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar dibawah ini. 

Terima kasih.

 

Avatar for mega
mega Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *