Mega Yulia Kistin Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.

Pengertian CSS, Fungsi, Peran dan Macamnya

4 min read

css adalah

Mungkin Anda termasuk orang yang sedang berencana untuk belajar CSS dan belum tahu pengertian CSS? 

Nah disini nanti kita akan membahas mengenai CSS dari awal sampai akhir sehingga diharapkan Anda membaca artikel ini sampai selesai.

Di dalam artikel ini nantinya akan membahas secara basic mengenai pengertian CSS, fungsi dari CSS, peran dari CSS dan juga Macam-macam dari CSS. 

Pengertian CSS

pengertian css
pengertian css

CSS adalah Cascading Style Sheet yang merupakan kumpulan dari perintah dimana digunakan untuk dapat menjelaskan tampilan dari sebuah laman website dalam mark up language. 

Contoh dari bahasa mark up language yang populer ialah HTML atau Hypertext Mark Up Language

Hypertext Mark Up Language ini atau HTML tergolong dalam bahasa pemrograman yang standar dan juga biasa digunakan untuk membuat halaman website. 

Hypertext Mark Up Language atau HTML ini sering mendapat istilah yaitu balik layar karena berada di tampilan halaman website yang sedang di akses. 

Tatanan dari sebuah situs website akan menjadi berantakan bila tidak ada bahasa pemrograman seperti HTML ini. 

Dalam belajar CSS juga akan lebih gampang bila paham mengenai HTML. 

Hubungan Antara CSS dan HTML 

Hubungan antara CSS dengan HTML ini sangatlah erat. 

CSS adalah kode yang digunakan dalam mendesain laman dari HTML.

Bila HTML ini diibaratkan seorang manusia, maka untuk pengertian CSS ialah sebuah pakaian yang dapat membuat penampilan akan semakin menjadi lebih menarik. 

CSS sendiri dapat membantu bagi para web designer dalam mengubah tampilan teks baik dari segi bentuknya, warnanya dan juga ukuran font nya. 

Selain itu juga dapat menambahkan sebuah gambar sampai dapat mengubah latar belakang di sebuah halaman HTML. 

Keberadaan CSS sendiri dapat terlihat dari adanya atribut warna pada teks. 

CSS dapat memberikan perintah yang berupa seperti teks berwarna merah melewati sebuah tag <span> dengan atribut class=”warna”. 

Dengan begitu di setiap tag <span> ini muncul maka teks nya pun juga akan mengikuti menjadi warna biru. 

Demikian juga ketika Anda menginginkan mengganti warna lain, maka tinggal mengganti CSS yang ada pada tag <style> dari awalnya “red” ke warna lainnya. 

Setelah selesai mengganti maka teks otomatis akan berubah warna yang tadinya berwarna merah akan menjadi warna yang diinginkan. 

Setelah memahami hubungan di antara CSS dan HTML ini, selanjutnya kita akan membahas fungsi dari CSS. 

Baca Juga: Apa Itu Web Developer? Ini Tugas dan Cara Kerjanya

Fungsi CSS 

Untuk fungsi dari css ini sebenarnya sudah dapat diketahui dari penjelasan mengenai apa itu CSS.

Untuk lebih jelasnya CSS ini memiliki fungsi untuk membentuk, mendesain dan juga mengubah tampilan pada halaman website. 

CSS ini dapat berlaku dan dapat bekerja dengan menggunakan tag HTML. 

Dengan adanya CSS dan tag HTML yang sederhana ini sudah dapat mengubah tampilan pada halaman website menjadi terlihat lebih efisien dan juga menarik. 

Cara Kerja CSS 

CSS akan beroperasi melewati tag <style> dengan atribut class warna. 

Adanya CSS dalam HTML ini dapat membuat pengaturan warna teks menjadi lebih mudah. 

Ketika ingin mengganti warna pada teks maka cukup dengan mengetikkan tag <span> tanpa perlu mengetik ulang perintah. 

Dengan begitu dapat menghemat waktu karena dapat melakukan suatu perintah-perintah yang efisien. 

Hal ini dapat terjadi karena CSS dikembangkan memang untuk mengubah tampilan halaman website tanpa perlu mengganti isi konten. 

Bila diumpamakan kembali seperti manusia dengan pakaian, maka dengan menggunakan CSS ini Anda tidak perlu untuk mengubah bentuk manusia namun hanya mengganti pakaiannya. 

Peran CSS 

Untuk peran dari CSS pada website ini sangatlah penting.

Karena tanpa adanya sebuah CSS ini makan tampilan website akan sangat membosankan dan bahkan juga akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk loading. 

Bayangkan bila hanya bergantung dengan HTML saja dalam membuat situs website. 

Bukan hanya situs website saja yang akan hambar namun juga akan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi karena perlu berulang kali untuk mengetikkan perintah. 

Keuntungan Belajar CSS 

Dengan mencoba belajar CSS ini Anda dapat menjadi lebih mudah dalam mengendalikan website. 

Karena Anda tidak perlu lagi harus mengotak-atik HTML lagi ketika harus memprogram ulang tampilan halaman website. 

Bahkan di CSS tingkat lanjut, Anda dapat mengatur website melalui medium lain contohnya suara. 

Keuntungan lain dari mencoba belajar CSS adalah tingkat compatibility nya yang tinggi. 

CSS sendiri lebih kompatibel bagi browser pencarian dan juga sangat user friendly. 

Bila nantinya Anda menguasai CSS ini maka akan dapat mendapatkan pemasukan tambahan. 

Contohnya Anda dapat menjadi seorang freelance web design atau bisa juga menjual jasa ke pihak yang membutuhkan. 

Selain itu juga CSS dapat melatih Anda dalam membuat situs website yang beragam. 

Sehingga Anda dapat membuat variasi website tanpa harus menghabiskan waktu untuk belajar lagi. 

Baca Juga: 13 Rekomendasi Aplikasi Pembuat Website Tanpa Coding

Macam-macam CSS 

css adalah
macam-macam css

Ketika belajar CSS maka sebaiknya perlu juga untuk mengetahui macam-macam dari CSS itu sendiri. 

Hal ini dimaksudkan supaya Anda ketika mencoba mempraktikkan yang sudah dipelajari tidak mengalami kekeliruan. 

Ada tiga macam-macam dari CSS yang sering digunakan oleh para web designer. 

Berikut tiga macam dari CSS:

1. Inline style sheet 

Macam yang pertama dari pengertian CSS adalah inline style sheet.

CSS model ini ialah CSS yang menggunakan perintah pemrograman dimana letaknya ada pada di objek. 

Contohnya bila Anda ingin mengubah tulisan di laman website Anda, maka inline style sheet perlu menempel di elemen tulisan. 

Caranya cukup dengan menambahkan tag <style> untuk dapat menerapkan CSS ini. 

2. External style sheet 

Selain ada inline style sheet ada juga external style sheet.

CSS satu ini letaknya akan berbeda dengan halaman yang akan diubah. 

Cara ini menjadi lebih praktis dibandingkan dengan inline style sheet karena dapat menghemat ruang serta dapat digunakan berulang kali pada halaman website yang berbeda. 

Dalam mengenali CSS jenis ini dapat melalui tag <link rel>. 

Tag ini dapat menghubungkan halaman coding yang ada pada external style sheet CSS yang sudah terpisah. 

3. Embedded style sheet 

Macam dari CSS yang terakhir ada embedded style sheet. 

CSS dari model ini akan sama seperti inline style sheet yang sama-sama ada di satu halaman coding. 

Dengan begitu tidak heran bila jenis CSS ini sering disebut juga dengan internal style sheet. 

CSS jenis ini diapit oleh tag <head> </head> dan diawali dengan tag <style>. 

CSS ini sering digunakan dalam mengatur halaman website untuk menampilkan tampilan yang unik. 

Contohnya bila dalam satu paragraf ada sebuah kalimat yang berbeda dan hal itu terulang terus. 

Penutup 

CSS ini sangat memiliki andil yang sangat besar di dalam pembuatan suatu website. 

Tanpa adanya CSS ini maka tampilan pada halaman website akan sangat terlihat membosankan. 

Sedangkan untuk sisi dari web designer sendiri akan sangat terlihat membosankan. 

Setelah mengetahui pengertian dari CSS adalah, peran, fungsi dan macam-macamnya semoga dapat membantu Anda dalam mempelajari CSS ini.

Bila Anda membutuhkan jasa layanan pembuatan website maka dapat menggunakan Bikin.Website karena sudah terpercaya dan juga aman.

Jika ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar di bawah ini.

Terima kasih.

Avatar for Mega Yulia Kistin
Mega Yulia Kistin Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *