7 Strategi Pemasaran Produk Untuk Usaha Kecil Menengah

3 min read

7 Strategi Pemasaran Produk Untuk Usaha Kecil Menengah

Strategi pemasaran produk merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis di era digital. Pasalnya, dengan berbekal strategi pemasaran yang tepat nantinya bakal menunjang performa perusahaan dari segi profit penjualan.

Secara umum, strategi pemasaran sendiri bisa diartikan sebagai suatu konsep yang menjadi dasar suatu kegiatan yang perlu dilakukan sebagai upaya untuk memperkenalkan produk secara luas ke calon pengguna.

Jadi, jika saat ini Anda sedang mengelola bisnis dari awal dan ingin mendapatkan profit serta basis konsumen loyal sebagai sumber pendapatan, maka salah satu caranya Anda bisa mempertimbangkan untuk menerapkan 7 strategi pemasaran produk untuk Usaha kecil menengah berikut ini.

 

Strategi Pemasaran Produk Untuk Usaha Kecil Menengah

7 Strategi Pemasaran Produk Untuk Usaha Kecil Menengah
7 Strategi Pemasaran Produk Untuk Usaha Kecil Menengah

1. Strategi Pemasaran Produk dengan Internet

Bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia, Internet sejatinya bisa menjadi media yang tepat untuk memulai usaha dari nol. Bagaimana tidak? Dengan berbekal penetrasi jaringan internet ke seluruh pelosok nusantara, bahkan dunia, para pemula yang baru terjun ke dunia bisnis bisa seger memaerkan produk dagangan mereka melalui platform sosial media, marketplace, hingga website pribadi.

Baca juga: 6 Ide Bisnis UKM Menjanjikan Untuk Pemula

Ketiga platform di atas tentu bakal memberi Anda peluang besar dalam menjangkau konsumen, dengan begitu Anda tinggal memaksimalkan nilai kepercayaan agar calon konsumen tidak ragu ketika melakukan pembelian.

Nah, untuk strategi promosi produk melalui internet sendiri Anda bisa mencoba untuk membuat website toko online sendiri. Dengan begitu, brand Anda bakal lebih dikenal banyak orang.

 

2. Jalankan Riset Pasar Untuk Mengenal Konsumen

Lakukanlah riset pasar sebelum Anda mulai menjual produk ke konsumen. Sebab, dengan berbekal target pasar yang tepat maka Anda sudah bisa sedikit terbebas dari potensi kegagalan akibat buta akan kemauan konsumen.

Lanaku tas, bagaimana cara mengetahui pasar yang tepat untuk bisnis skala usaha kecil menengah atau UKM? Caranya cukup gampang, yakni Anda tinggal menebak kalangan usia berapa saja yang bisa menggunakan produk/jasa buatan Anda.

Baca juga: Pentingnya Memilih Niche Market yang Tepat Untuk Bisnis Online

Untuk produk jasa pembuatan website misalnya, target pasar yang bisa Anda bidik dalam hal ini lumayan luas. Mulai dari para pegiat Usaha Kecil Menengah (UKM), perusahaan konvensional, hingga lembaga pemerintahan.

 

3. Pilih Lokasi Usaha yang Strategis

Jika Anda ingin memulai bisnis usaha kecil menengah dengan cara offline, maka salah satu hal penting yang wajib Anda pertimbangkan adalah lokasi tempat lapak Anda berdiri. Sebagaimana telah dibuktikan oleh para pengusaha konvensional, tempat yang strategis seakan memiliki magnet bisnis tersendiri karena relatif lebih sering dilihat oleh para calon pembeli

Kriteria pemilihan lokasi strategis sendiri tidak bisa asal-asalan, karena musti menyesuaikan dengan target pasar serta segmen yang ingin dibidik. Contohnya, jika saat ini Anda memiliki keinginan untuk membuka bisnis jasa laundry pakaian, maka salah satu lokasi paling strategis yang bisa Anda perimbangkan adalah daerah sekitar kampus atau kos-kosan yang mayoritas penhuninya tidak memiliki banyak waktu luang. Dengan begitu kemungkinan usaha Anda laku akan jauh lebih besar.

 

4. Strategi Pemasaran Produk dengan Influencer

Bagi sebagian orang, strategi pemasaran produk dengan memanfaatkan jasa influencer mungkin belum begitu familiar. Ya, istilah influencer memang belum terlalu lama berkembang di tanah air, kendati demikian pengaruh dari para public figur yang dikenal banyak orang ini mampu memberikan dampak lumayan signifikan dari segi brand awareness ataupun sebagai mesin pendongkrak penjualan.

Salah satu contoh usaha kecil menengah yang sudah menggunakan strategi pemasaran produk dengan influencer adalah usaha makanan Markobar dan Sang Pisang. Kedua bisnis yang dimiliki oleh anak Presiden Jokowi terssebut sukses menarik perhatian banyak orang karena diendors langsung oleh tokoh politik nomor satu di Indonesia saat ini.

 

5. Strategi Pemasaran Produk Lewat Afiliate Marketing

Secara umum, Affiliate Marketing memiliki cara kerja yang tidak jauh berbeda dibandingkan dengan strategi pemasaran produk dari mulut ke mulut atau word of mouth. Untuk bisa mendongkrak lebih banyak konsumen maka Anda juga harus berani memberikan imbalan berupa insentif kepada setiap orang yang mendatangkan konsumen.

Baca juga: 8 Strategi Cara Meningkatkan Penjualan Lewat Website

Penerapan strategi pemasaran produk dengan affiliate marketing sendiri merupakan cara paling menguntungkan bagi kedua belah pihak, karena komisi baru akan diberikan setelah konsumen benar-benar membeli produk yang ditawarkan.

 

6. Promo Diskon

Siapa sih yang tidak suka jika dibei diskon? Bentuk promosi dengan cara memberikan promo potongan harga saat ini masih cukup ampuh untuk menarik pelanggan. Nah, para pelaku usaha kecil menengah harus lebih jeli dalam melihat peluang ini. Berikanlah potongan harga beberapa persen dari harga asli untuk menarik pengguna agar kembali melakukan order.

 

7. Strategi Pemasaran Menggunakan Media Sosial

Media sosial belakangan ini menjadi tools efektif yang bisa Anda manfaatkan sebagai pendongkrrak promosi. Strategi pemasaran produk yang memanfaatkan sosial media sendiri biasa dikenal sebagaismo (Sosial Media Optimization). Usaha kecil menengah sendiri sangat drekomendasikan untuk memanfaatkan media sosial sebagai salah satu strategi penjualan produk karena mampu menjangkau banyak calon pelanggan yang tersebar di seluruh penjuru tanah air.

 

Kesimpulan

strategi pemasaran
strategi pemasaran

Itulah 7 strategi pemasaran yang bisa Anda aplikasikan kedalam bisnis Anda. Selain beberapa poin di atas, sebenarnya masih ada beberapa macam strategi lain yang bisa Anda gunakan, misalnya seperti menawarkan produk gratis sebagai tester, menjalin hubungan dengan sesama komuntas pebisnis untuk mendapatkan feedback satu sama lain, hingga embangun citra bisnis dengan cara melakukan kegiatan amal.

Jadi, di antara berbagai strategi pemasaran produk yang sudah ada, kitra-kira manakah yang ingin Anda coba terapkan?

Avatar for Andy Nugroho

Cara Redirect Domain dari cPanel, Dijamin Paling Mudah!

Redirect domain adalah mengarahkan alamat domain ke halaman atau situs tertentu. Anda bisa mengarahkannya melalui beberapa cara, baik menggunakan layanan Cloudflare maupun dari cPanel...
Avatar for Jordy Prayoga Jordy Prayoga
3 min read

2 Replies to “7 Strategi Pemasaran Produk Untuk Usaha Kecil Menengah”

  1. This is my first time visit at here and i am truly impressed to
    read everthing at one place.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *