Apabila Anda ingin menciptakan online presence menggunakan website, hal pertama yang harus dilakukan tentu adalah memiliki website sendiri.
Untuk memiliki website, Anda perlu memahami beberapa komponen dalam website, salah satunya adalah hosting karena ini sangatlah penting.
Hosting adalah tempat di mana semua file website tersimpan, mulai dari gambar, dokumen, teks (artikel), template, dan sebagainya.
Masalahnya, hosting sendiri masih memiliki beberapa jenis yang terkadang membuat pengguna pemula kebingungan dalam memilih.
Pemilihan hosting yang kurang akan berakibat pada buruknya performa website yang Anda miliki, lho!
Nah, agar dapat memudahkan Anda ketika ingin memilih shared hosting, simak baik-baik artikel kali ini, ya!
Shared hosting adalah salah satu jenis paket hosting yang harganya paling murah di antara jenis yang lain.
Satu hal utama yang membedakan shared hosting dengan paket lainnya terletak pada penyimpanan server yang digunakan untuk menjalankan banyak website sekaligus.
Pada dasarnya, shared hosting ini adalah layanan penyimpanan yang digunakan secara bersama-sama (sharing) antarpemilik hosting untuk menyimpan file website mereka.
Setiap pemilik hosting pada server yang sama dapat menggunakan resource (RAM, CPU, bandwidth) masing-masing.
Meskipun harus berbagi resource dengan banyak pengguna sekaligus, ternyata shared hosting menjadi favorit para pengguna, lho.
Kira-kira, apa alasannya, ya?
Ada tiga alasan kuat mengapa shared hosting menjadi idaman bagi para pengguna yang ingin membuat website.
Nah, bila Anda adalah seorang pemula yang belum mengetahui kelebihan yang dimiliki shared hosting, simak ulasan berikut ini
1. Murah
Alasan pertama mengapa banyak pengguna yang menyukai shared hosting adalah karena harganya yang sangat terjangkau.
Bahkan, hanya belasan ribu saja, Anda sudah bisa mewujudkan impian untuk memiliki website sendiri, lho!
Shared hosting memiliki harga yang sangat murah lantaran semua biaya maintenance server ditanggung oleh banyak pengguna.
Jadi, misalnya satu server shared hosting digunakan oleh 50 pengguna, maka biaya maintenance akan ditanggung oleh 50 pengguna.
2. Pengelolaannya Mudah untuk Pemula
Ketika harus mengelola sebuah server, biasanya Anda harus memiliki kemampuan teknis dan pengelolaan server yang baik.
Namun, ketika menggunakan shared hosting, semuanya menjadi lebih mudah karena server hosting telah dibekali dengan panel kontrol seperti cPanel, Direct Admin, dan sebagainya.
Dengan adanya panel ini, Anda bisa mengelola server dengan lebih mudah, bahkan untuk pemula sekalipun.
3. Fiturnya Lengkap
Shared hosting memiliki fitur yang sangat lengkap untuk memenuhi kebutuhan website, mulai dari ketersediaan CMS seperti WordPress yang notabene menjadi platform website paling populer.
Anda juga bisa menjalankan lebih dari satu website dengan memanfaatkan fitur addon domain pada hosting.
Sebab, beberapa pengguna pasti memiliki alasan tertentu untuk memiliki lebih dari satu website.
Nah, selain memiliki beberapa kelebihan yang sangat penting, shared hosting juga tentunya bukanlah jenis layanan yang sempurna dengan kekurangan seperti penjelasan di bawah ini.
Satu hal yang menjadi kekurangan shared hosting adalah dari segi performanya yang tidak stabil.
Performa shared hosting sangat bergantung pada penggunanya terutama ketika terlalu banyak menggunakan resource server.
Katakanlah website milik pengguna hosting lain memiliki banyak traffic setiap harinya, maka bandwidth akan terpakai lebih banyak untuk website tersebut.
Dengan begitu, website Anda akan menerima dampaknya yaitu mengalami overload saat diakses karena saling berebut resource.
Oh iya, apabila Anda ingin membangun website profesional, menggunakan shared hosting tidak disarankan, lho.
Simak alasannya, yuk!
Mengapa tidak Cocok untuk Website Profesional?
Seperti yang diketahui, website profesional entah itu website perusahaan atau website bisnis berskala besar pastinya membutuhkan resource yang besar pula.
Biasanya, website semacam ini memiliki fitur yang cukup banyak sehingga inilah yang membuatnya membutuhkan sumber daya server yang besar.
Bila memaksakan menggunakan shared hosting, bisa dipastikan website Anda justru akan memperburuk reputasi di mata audiens karena performanya akan buruk.
Sebab, shared hosting adalah jenis paket yang sebenarnya diperuntukkan bagi para pemula yang ingin membuat website pertama mereka hingga website UMKM.
Untuk memenuhi kebutuhan website profesional, Anda bisa memilih jenis hosting yang lain, seperti VPS atau bila perlu dedicated hosting/server.
Nah, jika Anda sudah mengetahui kebutuhan Anda bahwa jenis hosting yang dibutuhkan adalah shared hosting, Anda bisa menerapkan cara mendapatkan shared hosting berkualitas.
Untuk mendapatkan shared hosting, sebenarnya caranya sangatlah mudah. Anda hanya perlu mencari penyedia hosting terbaik yang ada dan membandingkan spesifikasi hingga harganya.
Akan tetapi, hal tersebut akan memakan waktu mengingat banyaknya penyedia hosting yang ada.
Nah, untuk menghemat waktu Anda, kami akan memberikan hosting berkualitas bernama Virtual Hybrid Performance atau VHP.
VHP adalah jenis hosting murah dari Qwords.com yang bisa Anda miliki cukup dengan membayar mulai dari Rp14.500 saja, lho!
Beli Hosting Murah Gratis Domain!
Dari segi performa, Anda tidak perlu khawatir karena server milik Qwords.com sudah memiliki uptime yang tinggi, yakni mencapai 99,99% dari 100%.
Artinya, semakin tinggi angka uptime, maka semakin jarang server mengalami downtime.
Tidak percaya? Yuk, coba sekarang! Garansi 30 hari uang kembali, lho! (syarat dan ketentuan berlaku).

