mega Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.

API Adalah? Jenis, Manfaat & Cara Kerjanya

4 min read

api adalah

API atau Application Programming Interface merupakan sebuah kumpulan definisi dan juga protokol yang dapat membangun serta mengintegrasikan sebuah aplikasi perangkat lunak.

API ini dapat memungkinkan sebuah produk ataupun layanan milik Anda dapat melakukan komunikasi dengan produk lain tanpa perlu mengetahui bagaimana cara dalam penerapannya. 

Cara yang seperti ini dapat menyederhanakan dalam pengembangan aplikasi, menghemat uang dan juga menghemat waktu.

Ketika Anda sedang merancang alat serta produk baru dan atau mengelola yang telah ada, maka API dapat memberikan Anda fleksibilitas untuk dapat menyederhanakan sebuah desain, penggunaan, administrasi dan juga memberikan sebuah peluang untuk dapat berinovasi. 

API ini juga kadang sering dianggap seperti sebuah kontrak, dimana dengan dokumentasi yang dapat mewakili perjanjian antara dari para pihak. 

Contohnya bila dari pihak pertama mengirim sebuah permintaan dari jarak jauh yang telah disusun dengan menggunakan cara tertentu, maka pihak pertama ini ingin mengetahui cara bagaimana dari perangkat lunak pihak kedua akan merespon. 

Hal ini terjadi karena API dapat menyederhanakan bagaimana cara untuk pengembang dapat mengintegrasikan komponen dari aplikasi baru ke arsitektur yang sudah ada. 

API sendiri dapat membantu untuk bisnis dan juga untuk tim TI agar dapat melakukan kolaborasi. 

api adalah
api adalah

Mengenal API

API dapat didefinisikan sebagai sebuah spesifikasi yang kemungkinan dapat berinteraksi dengan beberapa komponen dari perangkat lunak. 

Untuk sederhananya, API ini dapat dicontohkan sebagai kendaraan yang telah berisi beberapa komponen dari perangkat lunak. 

API ini dapat mencakup sebuah informasi mengenai apa yang bisa dilakukan seperti mempercepat, memperlambat, menyalakan radio dan masih banyak lagi. 

Di dalam nya ini juga dapat mencakup sebuah informasi mengenai bagaimana Anda bisa membuatnya dalam melakukan hal yang berguna.

Contohnya seperti dapat mempercepat, dapat menginjak pedal pada gas dan juga mendorong. 

API ini tidak perlu untuk menjelaskan mengenai apa yang sudah terjadi di dalam sebuah mesin ketika nanti Anda menginjak pedal gas tersebut. 

Maka dari itu, bila Anda belajar menyetir mobil dengan menggunakan mesin dari pembakaran internal, maka Anda dapat menemukan di belakang area kemudi mobil listrik tanpa Anda harus belajar keterampilan yang baru. 

Perlu diingat untuk beberapa nama API ini sering digunakan dalam merujuk si spesifikasi interaksi dengan komponen dari perangkat lunak yang berinteraksi dengan diri Anda. 

Jadi untuk kesimpulannya API adalah proses antar muka komputasi yang dapat mendefinisikan sebuah interaksi dari beberapa jenis perantara dari perangkat lunak. 

Jenis API 

Ada empat jenis dari API, berikut penjelasannya:

1. Public API

Public API ini sering disebut juga dengan Open API.

Sesuai dari namanya, maka API ini dapat digunakan siapa saja di lintas platform.

Bukan hanya itu saja jenis API ini juga paling mudah untuk digunakan. 

Caranya Anda hanya cukup mendaftarkan atau bisa langsung memanfaatkan melalui aplikasi Anda. 

Contohnya seperti API untuk Google Maps. 

2. Private API

Berbeda dari jenis public API tadi, untuk Private API ini tidak terbuka oleh pengguna umum. 

Biasanya juga jenis API ini dibuat karena adanya keperluan internal di dalam pengembangan suatu aplikasi tertentu. 

Contohnya seperti API yang berasal dari back end dimana digunakan untuk dapat mengakses front end dari salah satu website. 

3. Partner API

Partner API ini dapat digunakan bagi kepentingan umum namun hanya sebatas pihak yang telah memiliki izin untuk penggunaannya. 

Contohnya seperti public API yang hanya perlu mendaftarkan ke penyedia API. 

Setelah itu menggunakannya hanya pada aplikasi tertentu yang telah sesuai di perjanjian.

4. Composite API 

Selanjutnya ada composite API yang dapat menyimpan dari berbagai hosting atau server pada satu tempat. 

Dengan adanya hal ini akan sangat membantu dalam menghemat waktu bagi para pengguna. 

Hal ini dapat terjadi karena pengguna dapat mendapatkan berbagai jenis data yang hanya dapat diakses dalam satu kali. 

Baca Juga: 15+ Website Edukasi Untuk Belajar di Masa Pandemi

Manfaat API 

Bila Anda berencana ingin mengembangkan sebuah aplikasi, maka Anda perlu menyediakan API agar dapat mempermudah dalam mengembangkan.

Berikut ini beberapa manfaat dari API:

1. Memudahkan dalam membangun aplikasi fungsional 

Dengan Anda menggunakan API ini maka akan menjadi lebih mudah dalam membuat suatu aplikasi yang berfungsional serta kompleks. 

Dan tanpa harus menambahkan data melalui manual, karena aplikasi yang sedang dikembangkan ini nantinya akan memiliki fitur yang berasal dari aplikasi. 

Contohnya seperti dalam aplikasi ojek online. 

Dimana sebagai sebuah platform sebuah layanan transportasi, peran dari sebuah peta akan sangatlah penting. 

Tetapi aplikasi ojek online tidak perlu untuk harus mengembangkan aplikasi dari peta itu sendiri. 

Dengan menggunakan API ini aplikasi ojek online dapat mengambil data yang berasal dari Google Maps. 

Dalam menggunakan API ini sangat cukup untuk membantu dalam membuat platform ojek online menjadi lebih besar. 

2. Pengembangan aplikasi lebih efisien 

Dengan API ini maka Anda tidak perlu lagi melakukan komunikasi secara langsung dengan jenis aplikasi lain yang mungkin ingin dihubungkan. 

Karena semua cukup dengan hanya berkomunikasi lewat API.

Hal ini akan sangat membantu terlebih lagi bila Anda ingin membuat atau membangun sebuah aplikasi yang lintas platform dan dengan ada berbagai macam layanan. 

Contohnya seperti bila Anda ingin membangun sebuah website untuk pemesanan tiket berbagai jenis maskapai yang ada di dunia. 

Dengan menggunakan bantuan API ini maka Anda cukup dengan melakukan integrasi bagi setiap layanan maskapai yang diperlukan. 

Jadi Anda tidak perlu melakukan komunikasi secara manual lagi untuk mengupdate harga atau ada tidak nya tempat duduk. 

Bukan hanya itu saja, Anda juga dapat dengan mudah untuk menambahkan dan atau mengurangi suatu integrasi layanan yang sesuai dengan perkembangan dari bisnis Anda. 

3. Meringankan beban server 

Bila menggunakan API ini, maka Anda tidak harus menyimpan data semua yang dibutuhkan pada server Anda. 

Anda dapat meminta API untuk dapat mendapatkan data terbaru Anda dari server aplikasi asli. 

Dengan begitu, server Anda menjadi tidak terbebani lagi dan nantinya akan mengurangi risiko website Anda tidak dapat di akses akibat dari server down. 

Baca Juga: Panduan Cara Mengelola Website

Cara Kerja API 

Berikut ini cara kerja dari API:

api adalah
cara kerja api

1. Aplikasi mengakses API

Tahap awal atau tahap pertama ialah saat pengguna mengakses sebuah aplikasi, dimana contohnya kami menggunakan Agoda.

Ketika Anda ingin memesan tiket untuk ke tujuan tertentu, maka Agoda akan mengakses API dari maskapai penerbangan yang telah dihubungkan. 

2. API request ke server 

Setelah aplikasi telah berhasil mengakses alamat dari API, maka permintaan tersebut nantinya akan diteruskan ke dalam server dari maskapai penerbangan. 

Dengan begitu, API nantinya akan memberitahukan bahwa Agoda membutuhkan data jadwal penerbangan di tanggal serta tujuan yang sudah disebutkan. 

3. Server akan memberi respon ke API

Ketika telah menemukan data yang sudah sesuai dari permintaan, maka server akan kembali menghubungi API. 

Data itu nantilah yang menjadi sebuah informasi contohnya jam keberangkatan, ketersediaan tempat duduk dan masih banyak lagi. 

4. API menyampaikan respon ke aplikasi 

Cara kerja dari API yang terakhir ialah API akan meneruskan informasi yang berasal dari server untuk ke aplikasi Anda. 

Dari contoh ini, maka Agoda akan mendapatkan sebuah informasi yang telah didapatkan dari maskapai penerbangan. 

Proses ini juga berlangsung secara bersamaan dari permintaan ke maskapai penerbangan lainnya. 

Maka dari itu, didalam satu pencarian Agoda dapat menampilkan beberapa pilihan jadwal penerbangan dari beberapa macam maskapai. 

Penutup 

Itulah tadi beberapa penjelasan dari API adalah, jenis dari API, Manfaat dari Api dan juga cara kerja dari API. 

API sendiri telah terbukti dapat membantu dalam mengembangkan website sehingga website menjadi lebih baik lagi dan lebih mudah. 

Bila Anda telah memiliki rencana untuk membuat website maka Anda dapat menggunakan jasa layanan Bikin.Website yang sudah terpercaya dan juga aman. 

Avatar for mega
mega Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.

Cara Install WordPress di Subdirectory, Mudah dan Cepat!

Menginstal WordPress di subdirectory memudahkan pemilik website mengelola beberapa ‘situs’ di dalam domain yang sama. Keberadaan subdirectory juga membuat pengelolaan konten menjadi lebih fleksibel,...
Avatar for Jordy Prayoga Jordy Prayoga
2 min read

Cara Redirect Domain dari cPanel, Dijamin Paling Mudah!

Redirect domain adalah mengarahkan alamat domain ke halaman atau situs tertentu. Anda bisa mengarahkannya melalui beberapa cara, baik menggunakan layanan Cloudflare maupun dari cPanel...
Avatar for Jordy Prayoga Jordy Prayoga
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *