Apa Itu Telemarketing? Ini Pengertian, Fungsi dan Tugasnya

3 min read

Apa Itu Telemarketing Ini Pengertian, Fungsi dan Tugasnya

Di era digital seperti sekarang Telemarketing ternyata masih dipercaya menjadi salah satu ujung tombak pemasaran. Apa itu Telemarketing

Selain karena dianggap lebih efektif untuk menjangkau pelanggan secara personal, telemarketing juga mampu menghemat biaya iklan bagi UMKM atau perusahaan rintisan.

Dilihat dari jenis produk yang bisa ditawarkan, telemarketing sendiri bisa dibilang memiliki jangkauan yang cukup beragam.

Mulai dari produk digital, layanan jasa dan keuangan, manufaktur, hingga sektor kesehatan. 

Tak sedikit orang yang menganggap remeh pekerjaan sebagai telemarketer, padahal profesi ini memiliki peran vital dalam strategi marketing konvensional.

Agar lebih mengenal terkait telemarketing, berikut ini sudah kami rangkum pembahasan lebih lengkap tentang pengertian, fungsi dan tugas telemarketing secara umum.

Apa Itu Telemarketing?

apa itu telemarketing
apa itu telemarketing

Pada prinsipnya, pengertian telemarketing adalah sebuah aktivitas marketing yang dilakukan untuk memasarkan atau memperkenalkan produk melalui media telepon.

Strategi marketing dengan menggunakan metode telemarketing biasanya dimanfaatkan oleh perusahaan besar yang memiliki jasa atau produk digital. 

Sebagai contoh, misalnya perusahaan layanan web hosting, perusahaan asuransi kesehatan, perusahaan jasa pembuatan website, dan masih banyak lainnya.

Pada awal kemunculannya, pemasaran dengan strategi telemarketing relatif lebih disukai oleh calon pelanggan, karena metode pendekatannya yang dilakukan secara langsung.

Sementara di era teknologi seperti sekarang, generasi milenial justru memiliki impresi yang kurang baik terkait telemarketing. 

Baca juga: Tips Belajar Internet Marketing Untuk Pemula

Salah satunya disebabkan oleh pengaruh kebiasaan, serta media yang kurang relevan dengan generasi sekarang.

Kendati demikian, perusahaan tak perlu buru-buru meninggalkan telemarketing sebagai media pemasaran, karena target pasar diluar generasi milenial masih sangat terbuka lebar.

Fungsi Telemarketing Untuk Perusahaan

fungsi telemarketing untuk perusahaan
fungsi telemarketing untuk perusahaan

Di era serba digital seperti sekarang semakin banyak pilihan untuk melakukan pemasaran. Misalnya seperti melalui Facebook Ads, Google Ads, atau menggunakan Influencer Marketing.

Terlepas dari itu, telemarketing ternyata juga masih memiliki banyak fungsi dan manfaat untuk bisnis perusahaan, seperti

1.Membantu meningkatkan brand awareness

Tanpa disadari, telemarketing membantu brand lebih dikenal. Bahkan, dalam beberapa kasus pendekatan telemarketing juga mampu meningkatkan value perusahaan.

2.Mendorong Penjualan

Ini tentu sudah menjadi manfaat pokok ketika perusahaan memutuskan untuk menggunakan telemarketing. 

3.Menjaga hubungan dengan pelanggan

Hubungan yang baik antara brand dengan pelanggan menjadi salah satu kunci sukses agar bisa mengalahkan kompetitor. 

Telemarketing membantu Anda meraih hal itu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sangat menarik, bukan?

Mengenal Tugas Telemarketing

tugas telemarketing
tugas telemarketing

Setelah mengenal pengertian telemarketing dan fungsinya untuk bisnis, selanjutnya Anda perlu mengenal tugas telemarketing agar tidak kaget ketika Anda memutuskan untuk terjun di bidang ini.

1.Memasarkan dan Mengenalkan Produk

Sama seperti profesi marketing pada umumnya, tugas utama telemarketing adalah memasarkan dan mengenalkan produk kepada pelanggan potensial.

Bedanya dengan sales offline, aktivitas telemarketing dilakukan melalui sambungan telepon sehingga bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.

2.Melakukan Follow up Pelanggan

Aktivitas follow up terhadap calon konsumen sangat penting dilakukan. Pasalnya, dengan melakukan tindakan follow up bisa meningkatkan peluang closing.

Follow up juga berfungsi sebagai pengingat jika calon konsumen lupa atau masih bingung dengan fungsi produk yang kita tawarkan.

3.Menjelaskan Produk yang Ingin Dijual

Salah satu tugas utama dari pekerjaan telemarketing adalah memberikan penjelasan produk secara rinci dan mudah dimengerti kepada calon pelanggan. 

Dengan demikian, mereka akan lebih tertarik dan antusias untuk menggunakan produk meskipun awalnya sadar kalau tidak menjadi kebutuhan primer. 

4.Menerima Komplain dari Pelanggan

Sebagai telemarketers, Anda pasti akan menjadi salah satu personil yang pertama kali menerima komplain dari pelanggan jika terjadi sesuatu hal. 

Maka dari itu, sebaiknya Anda harus bisa menjelaskan dan menyampaikan permintaan maaf sebagai perwakilan dari perusahaan.

Contoh Strategi Cara Telemarketing yang Sukses 

contoh strategi telemarketing
contoh strategi telemarketing

Ada banyak cara untuk melakukan pemasaran, salah satu cara telemarketing yang sukses yakni dengan menyusun strategi seperti berikut ini.

1.Melakukan Riset Pelanggan

Riset sangat penting dalam penerapan strategi telemarketing, pasalnya hal ini merupakan salah satu kunci yang bisa menentukan keberhasilan.

Dengan melakukan riset kepada calon pelanggan, Anda meminimalisir adanya penolakan secara langsung.

Contohnya, jika Anda merupakan telemarketer layanan web hosting dan domain, maka pilihlah calon pelanggan yang melek digital dan memiliki usaha online. 

Jangan malah menawarkan ke anak muda yang masih kuliah atau orang tua yang sebentar lagi pensiun. Mayoritas dari mereka tidak kenal hosting apalagi butuh.

2.Telemarketing Tidak Selalu Jualan produk

Seorang telemarketer memang dituntut untuk mencapai target penjualan. Kendati demikian, setiap panggilan ke konsumen tidak harus selalu soal mengejar penjualan.

Anda bisa menghubungi calon pelanggan untuk memberikan ucapan selamat ulang tahun, ucapan hari raya keagamaan, atau sekadar menanyakan feedback kerjasama yang sebelumnya dijalankan.

3.Kuasai Produk yang Dipasarkan

Sangat penting bagi seorang telemarketer untuk menguasai produk yang dijual. Sebaiknya sebelum menjual sesuatu ke orang lain. Anda harus mengetahui keunggulan dan kelemahan produk agar konsumen semakin yakin.

Baca juga: Pentingnya Memilih Niche Market yang Tepat Untuk Bisnis Online

4.Selalu Bersikap Ramah

Meskipun tidak langsung tatap muka, dan hanya berkomunikasi melalui suara. Seorang telemarketer dituntut harus tetap ramah kepada calon pelanggan.

Anda harus bisa mengatur emosi serta menjawab berbagai pertanyaan dari konsumen meskipun sifatnya sangat umum.

Sayangnya, ketelatenan dan kesabaran ini tidak dimiliki oleh semua orang.

Kesimpulan

Walaupun sudah ada banyak kanal marketing yang dianggap lebih efektif dan efisien, telemarketing tidak serta-merta ditinggalkan.

Masih ada banyak perusahaan yang menggunakan telemarketing sebagai strategi pemasaran. Tentu saja hal ini juga harus diimbangi dengan kondisi dan teknologi saat ini.

Misalnya, Anda bisa membekali tim telemarketing untuk mengarahkan calon konsumen ke website toko online perusahaan.

Jika dibandingkan dengan penjelasan lewat telepon, konten website jauh lebih interaktif dan mudah dipahami bagi generasi digital. Anda tinggal membantu mengarahkan agar bisa closing sebanyak mungkin.

Nah, jika Anda tertarik untuk memiliki website profesional dengan tampilan menarik dan kekinian, silakan pesan paket Jasa Pembuatan Website dari Bikin.Website yang sudah dipercaya oleh puluhan pelanggan.

Semoga bermanfaat.

Avatar for Andy Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *