{"id":3739,"date":"2024-09-09T17:35:41","date_gmt":"2024-09-09T10:35:41","guid":{"rendered":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?p=3739"},"modified":"2024-09-09T17:35:41","modified_gmt":"2024-09-09T10:35:41","slug":"cms-untuk-website-perpustakaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/","title":{"rendered":"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak perpustakaan konvensional beralih ke platform digital untuk memudahkan akses koleksi, meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan, hingga menjangkau lebih banyak pengguna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudahan menjadi faktor utama mengapa banyak hal konvensional, seperti jual-beli, hingga perbankan dan media.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dalam mewujudkan perpustakaan yang menawarkan kemudahan, salah satu kuncinya adalah pemilihan <\/span><a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-cms\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">content management system<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-cms\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> (CMS)<\/a> yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CMS akan menjadi pondasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">perpustakaan Anda, yang dapat menentukan seberapa mudah pengelolaan konten, seberapa menarik tampilannya, dan seberapa efisien fitur-fiturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, temukan rekomendasi CMS untuk website perpustakaan melalui artikel ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu CMS Website Perpustakaan?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Content management system atau CMS adalah sebuah perangkat lunak yang dirancang khusus untuk membuat, mengelola, dan memperbarui konten pada sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkat keberadaan CMS, semua orang dapat mengelola situs apa saja, termasuk perpustakaan daring tanpa perlu menguasai kemampuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, CMS memang didesain untuk memfokuskan pengguna untuk mengelola konten di dalam website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> perpustakaan, sebenarnya CMS juga banyak dipakai oleh berbagai jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, termasuk blog, toko <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga portal berita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, ada beberapa CMS yang sangat populer, mulai dari Shopify yang biasa digunakan untuk toko<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan WordPress yang terkenal karena mampu digunakan untuk banyak jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Perpustakaan Online Perlu Pakai CMS?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">content management system<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebenarnya tidaklah wajib. Jadi, Anda bisa saja membangun perpustakaan digital tanpa menggunakan CMS. Namun, ada beberapa alasan mengapa perpustakaan sebaiknya menggunakan CMS.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Mudah Digunakan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CMS dirancang dengan antarmuka yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sehingga para pustakawan yang bahkan tidak memiliki latar belakang IT pun dapat dengan mudah mengelola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mulai dari penambahan katalog buku, hingga membuat program layanan publik.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Fleksibel<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain untuk mengelola isi perpustakaan, CMS untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">perpustakaan juga memungkinkan Anda untuk menyesuaikan tampilan dan fitur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sesuai dengan kebutuhan perpustakaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa CMS seperti WordPress dan Drupal bahkan mendukung ribuan tema untuk memaksimalkan desain yang diinginkan.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Efisien<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan CMS, Anda bisa mengerjakan banyak tugas, mulai dari pembuatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">backup<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pembaruan konten, dan pengelolaan pengguna secara otomatis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas-tugas yang sangat sulit dilakukan apabila dilakukan secara manual. Jadi, tidak ada alasan lain untuk tidak memakai CMS, \u2018kan?<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Keamanan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari segi keamanan, sebagian besar CMS modern dilengkapi dengan fitur keamanan yang kuat untuk melindungi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Anda dari serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hacker.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, karena ada yang berbasis komunitas, setiap orang dapat berkontribusi untuk memperbaiki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bug <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang ada dengan cepat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Daftar CMS untuk Website Perpustakaan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi perpustakaan digital, keberadaan CMS tentunya menjadi sebuah angin segar karena menawarkan beragam kelebihan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk merasakan kelebihan tersebut, berikut adalah beberapa rekomendasi CMS untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">perpustakaan yang bisa Anda coba.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. WordPress<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CMS pertama yang diulas pada artikel ini adalah WordPress. Sebelumnya, kami telah menyebut bahwa WordPress merupakan salah satu CMS yang kerap jadi pilihan utama karena fleksibilitasnya untuk dijadikan platform berbagai jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, WordPress menjadi CMS yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, sebanyak 62.6% per September 2024, mengutip data dari <\/span><a href=\"https:\/\/w3techs.com\/technologies\/history_overview\/content_management\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">W3Techs<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena fleksibilitasnya inilah, WordPress juga mampu digunakan sebagai platform perpustakaan digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang menarik dari WordPress, Anda hanya perlu menambahkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tambahan untuk memaksimalkan fungsi-fungsi tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kalau untuk perpustakaan digital, Anda bisa memasang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plugin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">WordPress bernama Web Librarian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk desainnya, WordPress mendukung ribuan templat yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Drupal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Drupal, sebuah CMS berbasis PHP yang juga dapat digunakan untuk berbagai jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski pamornya belum skuat WordPress, tetapi Drupal terus melakukan perkembangan dari segi dukungan tema, perbaikan bug, dan peningkatan performa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dari situs resminya, Drupal kini telah mendukung lebih dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.drupal.org\/download\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">3161 tema<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. CMS yang satu ini bisa membantu Anda untuk menyesuaikan sistem sesuai dengan kebutuhan spesifik perpustakaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, Anda dapat menambahkan modul-modul tambahan untuk fitur-fitur seperti katalog buku, pencarian lanjutan, sistem peminjaman, dan integrasi dengan sistem lain.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. SLiMS<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekomendasi CMS untuk website perpustakaan yang ketiga bernama SLiMS, yang merupakan akronim dari Senayan Library Management System.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dari laman resmi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kemendikbud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, SLiMS adalah sistem automasi perpustakaan sumber terbuka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(open source) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berbasis web yang pertama kali dikembangkan dan digunakan oleh Perpustakaan Kemendikbud-Ristek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aplikasi ini digunakan untuk pengelolaan koleksi tercetak dan terekam yang ada di perpustakaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertarik mencoba SLiMS? Ketuk tautan <\/span><a href=\"https:\/\/perpustakaan.kemdikbud.go.id\/slims\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">berikut ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengunduhnya dari situs Kemendikbud.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Joomla<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Joomla merupakan sebuah platform CMS yang juga memiliki kemampuan seperti Drupal dan WordPress.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, Anda sebenarnya bisa membuat pelbagai jenis situs dengan CMS yang satu ini. Nah, sebagai CMS, Joomla juga mendukung instalasi plugin untuk mengaktifkan fitur tambahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khusus untuk perpustakaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ada beberapa plugin Joomla yang bisa dipasang, seperti Alexandria Book Library dan ARI Smart Book.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ini, telah ada lebih dari dua juta situs yang menggunakan Joomla. Tertarik mencobanya?<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Koha<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Koha adalah sebuah sistem manajemen perpustakaan terpadu (Integrated Library System atau ILS) yang bersifat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">open-source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan sangat populer di kalangan perpustakaan di seluruh dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibandingkan WordPress, Drupal, dan Joomla, platform ini memang secara khusus dirancang untuk kebutuhan perpustakaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, Koha telah banyak dipakai oleh perpustakaan kecil hingga perpustakaan besar di seluruh dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu keunggulan Koha adalah fiturnya yang sangat lengkap dan fleksibel. Cek fitur selengkapnya <\/span><a href=\"https:\/\/koha-community.org\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, yuk!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah tadi kelima rekomendasi CMS untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">perpustakaan yang bisa Anda coba.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga informasi ini membantu Anda menemukan rekomendasi yang tepat. Selamat mencoba!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak perpustakaan konvensional beralih ke platform digital untuk memudahkan akses koleksi, meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan, hingga menjangkau lebih banyak pengguna. Kemudahan menjadi faktor utama mengapa banyak hal konvensional, seperti jual-beli, hingga perbankan dan media. Nah, dalam mewujudkan perpustakaan yang menawarkan kemudahan, salah satu kuncinya adalah pemilihan content management system (CMS) yang tepat.\u00a0 CMS akan menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[835],"tags":[],"class_list":["post-3739","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-website"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sedang berencana membuat perpustakaan online? Terdapat beberapa pilihan CMS untuk website perpustakaan yang bisa Anda pilih. Ini ulasannya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sedang berencana membuat perpustakaan online? Terdapat beberapa pilihan CMS untuk website perpustakaan yang bisa Anda pilih. Ini ulasannya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-09T10:35:41+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jordy Prayoga\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jordy Prayoga\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-untuk-website-perpustakaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-untuk-website-perpustakaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Jordy Prayoga\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e84b78a5a970607fb3b308f88a923d90\"},\"headline\":\"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik\",\"datePublished\":\"2024-09-09T10:35:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-untuk-website-perpustakaan\\\/\"},\"wordCount\":833,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"website\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-untuk-website-perpustakaan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-untuk-website-perpustakaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-untuk-website-perpustakaan\\\/\",\"name\":\"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-09-09T10:35:41+00:00\",\"description\":\"Sedang berencana membuat perpustakaan online? Terdapat beberapa pilihan CMS untuk website perpustakaan yang bisa Anda pilih. Ini ulasannya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-untuk-website-perpustakaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-untuk-website-perpustakaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-untuk-website-perpustakaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"description\":\"Tips Bikin Website dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"width\":3342,\"height\":409,\"caption\":\"Bikin.Website\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e84b78a5a970607fb3b308f88a923d90\",\"name\":\"Jordy Prayoga\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3aeb930ab288cd2b6820fa3342279e1c099be04bdc6144a55307da38260884dd?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3aeb930ab288cd2b6820fa3342279e1c099be04bdc6144a55307da38260884dd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3aeb930ab288cd2b6820fa3342279e1c099be04bdc6144a55307da38260884dd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Jordy Prayoga\"},\"description\":\"He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/author\\\/jordy\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik!","description":"Sedang berencana membuat perpustakaan online? Terdapat beberapa pilihan CMS untuk website perpustakaan yang bisa Anda pilih. Ini ulasannya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik!","og_description":"Sedang berencana membuat perpustakaan online? Terdapat beberapa pilihan CMS untuk website perpustakaan yang bisa Anda pilih. Ini ulasannya!","og_url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/","og_site_name":"Bikin.Website","article_published_time":"2024-09-09T10:35:41+00:00","author":"Jordy Prayoga","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Jordy Prayoga","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/"},"author":{"name":"Jordy Prayoga","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/e84b78a5a970607fb3b308f88a923d90"},"headline":"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik","datePublished":"2024-09-09T10:35:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/"},"wordCount":833,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"articleSection":["website"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/","name":"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-09-09T10:35:41+00:00","description":"Sedang berencana membuat perpustakaan online? Terdapat beberapa pilihan CMS untuk website perpustakaan yang bisa Anda pilih. Ini ulasannya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-untuk-website-perpustakaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bikin.website\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Rekomendasi CMS untuk Website Perpustakaan Terbaik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","name":"Bikin.Website","description":"Tips Bikin Website dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization","name":"Bikin.Website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","width":3342,"height":409,"caption":"Bikin.Website"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/e84b78a5a970607fb3b308f88a923d90","name":"Jordy Prayoga","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3aeb930ab288cd2b6820fa3342279e1c099be04bdc6144a55307da38260884dd?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3aeb930ab288cd2b6820fa3342279e1c099be04bdc6144a55307da38260884dd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3aeb930ab288cd2b6820fa3342279e1c099be04bdc6144a55307da38260884dd?s=96&d=mm&r=g","caption":"Jordy Prayoga"},"description":"He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/author\/jordy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3739","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3739"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3739\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3741,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3739\/revisions\/3741"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3739"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3739"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3739"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}