{"id":3325,"date":"2023-08-21T14:45:34","date_gmt":"2023-08-21T07:45:34","guid":{"rendered":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?p=3325"},"modified":"2023-09-12T18:28:20","modified_gmt":"2023-09-12T11:28:20","slug":"tools-ux-terbaik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/","title":{"rendered":"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai UX <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">designer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, seharusnya Anda paham nih kalau membuat desain <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/perbedaan-ui-dan-ux\/\">UX<\/a> website itu tidak boleh asal-asalan. Anda tidak bisa asal membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">layout<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menurut Anda menarik atau membuat menu yang tidak jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa? Karena ini semua <\/span><b><i>bakal <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">mempengaruhi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user experience<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pengunjung website Anda. Jika dibuat secara asal-asalan, yang ada pengunjung malah bingung dan batal <\/span><b><i>nyetak <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">konversi di website Anda. Rugi, kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membuat UX website yang terbaik, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan. Tapi, Anda tidak perlu khawatir ini <\/span><b><i>bakalan <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">sulit, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena sekarang sudah banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang bisa Anda gunakan untuk menghasilkan desain UX terbaik utnuk website Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk itu kali ini kami akan membahas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">UX apa saja nih yang bisa menghasilkan desain terbaik dan tentunya lengkap dengan langkah-langkah yang harus Anda lakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau begitu, simak pembahasan di bawah ini dari awal hingga akhir tanpa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">skip<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ya!<\/span><\/p>\n<h2><b>3 Tahapan Membuat UX Website yang Baik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda membaca pembahasan kami tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user experience <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di <\/span><a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/pentingnya-user-experience\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda bisa melihat betapa pentingnya memiliki UX yang baik pada website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan pertama dan utama dari UX yang baik tentunya supaya pengunjung atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki pengalaman yang juga baik nih saat menjelajahi website Anda.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Kriteria baik ini gimana sih? <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Yang pasti, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau pengunjung bisa menemukan apa yang mereka cari dengan mudah. Bahkan, melebihi dari yang mereka butuhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang mana, ini bisa mengarah pada terjadinya konversi. Tapi, kalau UX website Anda buruk, sudah pasti yang akan terjadi sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, supaya UX website yang Anda buat baik, Anda harus mengikuti 3 tahapan berikut ini:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/kriteria-website-user-friendly\/\">Wajib Tahu! Ini 9 Kriteria Website User Friendly<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h3><b>1. Tahapan Research<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Anda ingin membuat sesuatu &#8211; <\/span><b><i>apapun itu<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> -, mulailah dengan melakukan riset. Tentunya, hal ini juga berlaku saat Anda akan membuat desain UX dari suatu website.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Kenapa sih ini penting banget? <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tujuan dibuatnya UX itu supaya pengunjung atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki pengalaman yang baik dengan website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah itu menu yang mudah ditemukan, warna yang sesuai, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">layout<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tidak membingungkan maupun tombol CTA yang langsung terlihat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, supaya pengunjung nyaman berada di website, Anda harus tahu dong apa yang bisa membuat mereka nyaman dan tidak. Untuk itu, diperlukan riset mendalam untuk mengumpulkan data-data tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Tahapan Design<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melakukan riset mendalam dan berhasil mengumpulkan data, Anda bisa mulai menentukan nih komponen apa saja yang harus atau tidak boleh ada di website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya menu yang harus berada di atas, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">white space<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang cukup, warna yang tidak terlalu mencolok dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dari semua data serta kesimpulan yang Anda peroleh inilah yang akan Anda gunakan untuk membuat desain UX yang tepat pada website.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Tahapan Validasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tahapan ini, bisa dikatakan desain UX website Anda sudah selesai dibuat nih. <\/span><b><i>Eits<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, tapi jangan senang dulu ya karena Anda masih harus melakukan validasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Validasi ini dilakukan untuk menguji apakah desain UX website yang Anda buat bekerja dengan baik atau malah ada yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">error<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, lho. Melalui validasi ini, Anda juga akan melihat desain UX website dari perspektif para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berinteraksi dengan website Anda.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rekomendasi Tools UX Terbaik<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3326\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-scaled.jpg\" alt=\"tools ux terbaik\" width=\"497\" height=\"331\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-scaled.jpg 2560w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-300x200.jpg 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-768x512.jpg 768w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 497px) 100vw, 497px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pembahasan di atas, Anda sudah melihat nih apa saja tahapan yang harus Anda lakukan untuk membuat UX yang tepat dan terbaik pada website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, untuk melakukan tiap tahapan membuat UX terbaik tersebut, tentunya tidak cukup jika Anda hanya menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> desain, bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk itu, di bawah ini sudah kami bagikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> apa saja yang bisa Anda gunakan untuk membuat UX terbaik dari tahapan awal hingga akhir. Yuk, intip bersama!<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/cara-meningkatkan-ux-website\/\">Begini Cara Meningkatkan UX Website Anda, Dijamin Ampuh!<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h3><b>1. <a href=\"https:\/\/www.userinterviews.com\/\">User Interviews<\/a><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membuat UX terbaik pada website, tahapan pertama yang harus Anda lakukan adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">users<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Yang mana, di sini <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">users<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Anda adalah pengunjung maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dalam melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini, Anda bisa menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">User Interviews. Bisa dikatakan, User Interviews merupakan salah satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">UX terbaik nih yang digunakan oleh banyak praktisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan User Interviews, Anda bisa melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> UX kepada audiens yang ada hingga 400.000 peserta, baik dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun dari Anda sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, Anda bisa menargetkan berdasarkan geografi, demografi dan kategori lainnya, lho. Untuk harga sendiri tidak pasti ya, tergantung apakah Anda menginginkan akun Research Hub atau Recruit.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Google Analytics<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah Anda berlangganan Google Business untuk website? Jika iya, maka Anda bisa memanfaatkan fitur Google Analytics nih untuk memperoleh data.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tentunya data yang Anda peroleh tidak sama dengan User Interviews, ya. Melalui Google Analytics, Anda bisa mengetahui beberapa metriks nih seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bounce rates<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traffic<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan demografi pengunjung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, lewat data-data yang ada, Anda bisa melihat halaman mana sih yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bounce rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya tinggi. Kalau ini terlihat pada halaman pembelian, berarti ada masalah nih terkait desain atau fitur yang membuat pengunjung batal melakukan pembelian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, akhirnya terjadilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bounce rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena mereka keluar halaman tanpa ada aktivitas. Untuk biaya sendiri, Anda bisa gunakan secara gratis, ya.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. <a href=\"https:\/\/dovetail.com\/\">Dovetail<\/a><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain User Interview, ada lagi nih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">UX terbaik yang bisa Anda gunakan untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu Dovetail.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, Dovetail sendiri merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cloud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan Dovetail, Anda bisa memperoleh dan menyimpan semua jenis data.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">notes<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, transkrip, video sampai rekaman audio, lho. Karena semuanya tersimpan dalam satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cloud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, jadinya Anda bisa menganalisa dengan mudah deh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menggunakan Dovetail sendiri, Anda harus membayar biaya mulai dari <\/span><b>$50\/month<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Tapi, Anda bisa mencobanya secara gratis lebih dulu kok, tentunya dengan fitur dasar saja.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Adobe XD<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah Anda menggunakan ketiga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di atas untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kini Anda sudah mendapatkan gambaran UX terbaik untuk website nih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, Anda sudah bisa mulai membuat desain UX yang terbaik untuk website dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lainnya. Nah, salah satunya adalah Adobe XD.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adobe XD sendiri merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wireframing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mulai dari membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wireframe<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mockup<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">prototype<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, Adobe XD ini bisa Anda gunakan secara gratis maupun berbayar di perangkat MacOS dan Windows. Namun, untuk penggunaan gratis, Anda hanya akan mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">storage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebanyak 2GB dan hanya 1 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">prototype<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dapat dibagikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">storage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan bisa membagikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">prototype<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tanpa batas, Anda harus membayar dengan biaya <\/span><b>$9.99\/month<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. <a href=\"https:\/\/www.sketchup.com\/\">Sketch<\/a><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Adobe XD, Anda juga bisa menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lainnya untuk mendesain UX website, lho. Nah, jika Anda pengguna MacOS, Anda bisa menggunakan Sketch.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti Adobe XD, Sketch juga bisa Anda gunakan untuk membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wireframe<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan cepat. Ditambah lagi dengan ukuran Sketch yang ringan, proses desain UX website bisa jadi lebih lancar deh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, fitur yang dimilik oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> UX terbaik satu ini masih terbilang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">basic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nih. Meski begitu, Sketch bisa Anda integrasikan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">desain UX terbaik lainnya secara mudah, lho.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> UX terbaik yang satu ini, Anda harus mengeluarkan biaya mulai dari <\/span><b>$9\/month <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><b>$99\/year<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Google Optimize<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Anda ingin membuat desain UX yang terbaik untuk website, tentu Anda tidak bisa mewujudkannya dalam sekali percobaan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">publish<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam penjelasan di awal, Anda sudah melihat tahapan apa yang harus dilakukan untuk mewujudkannya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yup<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda butuh melakukan validasi untuk melihat desain mana yang lebih disukai dan bekerja dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, Anda bisa melakukannya dengan cara A\/B <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">testing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menggunakan Google Optimize. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang satu ini merupakan yang terbaik nih untuk mengevaluasi hasil desain UX yang sudah Anda buat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, Google Optimize memiliki fitur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">editor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nih yang bisa Anda gunakan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">live<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk melakukan perubahan di bagian desain UX Anda yang kurang maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, Anda tinggal jalankan tes dan melihat apakah perubahan yang Anda lakukan memberikan hasil metriks yang baik atau tidak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, yang lebih menarik lagi adalah Anda bisa menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">UX terbaik yang satu ini secara gratis. Tidak hanya itu, Google Optimize juga telah terintegrasi nih dengna Google Analytics yang semakin memudahkan Anda untuk membuat desain UX yang lebih maksimal.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sudah Siap Membuat UX Website Terbaik?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Anda membuat website atau aplikasi, mendesain UX yang baik sudah jadi kewajiban nih. Ini karena UX sangat berperan pada performa website atau aplikasi dari segi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traffic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun konversi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika website Anda memiliki UX yang buruk, tentu ini akan membuat pengalaman para pengunjung atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun jadi buruk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, ini akan berpengaruh pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traffic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan konversi yang menurun serta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bounce rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang meningkat. Yang mana, ini jelas buruk nih untuk website Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, ada banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">UX terbaik nih yang bisa membantu Anda membuat desain website yang sudah pasti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tentunya membuat website itu bukan hanya seputar UX, ya. Ada fitur-fitur di dalamnya yang juga harus sesuai dengan kebutuhan pengunjung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk urusan ini, tim Bikin.Website bisa membantu Anda membangun fitur-fitur di dalam website supaya bekerja dengan baik dan tentunya sesuai dengan kebutuhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background\" style=\"background-color: #181585;\" href=\"https:\/\/bikin.website?utm_source=website&amp;utm_medium=blog&amp;utm_campaign=website-blog-bikinwebsite-tools+ux+terbaik\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Mau Website yang User Friendly!<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membuat UX yang baik memang ada banyak tahapan yang harus dilakukan. Semoga pembahasan kami kali ini bisa membantu Anda untuk mewujudkannya, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada pertanyaan seputar UX atau ingin diskusi tentang UX, jangan ragu buat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lewat kolom komentar, ya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai UX designer, seharusnya Anda paham nih kalau membuat desain UX website itu tidak boleh asal-asalan. Anda tidak bisa asal membuat layout yang menurut Anda menarik atau membuat menu yang tidak jelas. Kenapa? Karena ini semua bakal mempengaruhi user experience pengunjung website Anda. Jika dibuat secara asal-asalan, yang ada pengunjung malah bingung dan batal nyetak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":3366,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[3,835],"tags":[1079,1078],"class_list":["post-3325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","category-website","tag-desain-ux","tag-tools-ux-terbaik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ingin membuat UX terbaik buat website Anda? Tenang saja, Anda hanya perlu gunakan berbagai tools UX terbaik berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ingin membuat UX terbaik buat website Anda? Tenang saja, Anda hanya perlu gunakan berbagai tools UX terbaik berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-21T07:45:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-12T11:28:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"992\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Severina Ratih\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Severina Ratih\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Severina Ratih\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/aa838f6f33fc51efa6b5c41f140ef040\"},\"headline\":\"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!\",\"datePublished\":\"2023-08-21T07:45:34+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-12T11:28:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/\"},\"wordCount\":1452,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/tools-ux-terbaik-1.jpg\",\"keywords\":[\"desain UX\",\"tools UX terbaik\"],\"articleSection\":[\"Tips\",\"website\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/\",\"name\":\"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/tools-ux-terbaik-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-08-21T07:45:34+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-12T11:28:20+00:00\",\"description\":\"Ingin membuat UX terbaik buat website Anda? Tenang saja, Anda hanya perlu gunakan berbagai tools UX terbaik berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/tools-ux-terbaik-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/tools-ux-terbaik-1.jpg\",\"width\":1333,\"height\":992,\"caption\":\"tools ux terbaik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/tools-ux-terbaik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"description\":\"Tips Bikin Website dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"width\":3342,\"height\":409,\"caption\":\"Bikin.Website\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/aa838f6f33fc51efa6b5c41f140ef040\",\"name\":\"Severina Ratih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Severina Ratih\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/author\\\/severina\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!","description":"Ingin membuat UX terbaik buat website Anda? Tenang saja, Anda hanya perlu gunakan berbagai tools UX terbaik berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!","og_description":"Ingin membuat UX terbaik buat website Anda? Tenang saja, Anda hanya perlu gunakan berbagai tools UX terbaik berikut ini!","og_url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/","og_site_name":"Bikin.Website","article_published_time":"2023-08-21T07:45:34+00:00","article_modified_time":"2023-09-12T11:28:20+00:00","og_image":[{"width":1333,"height":992,"url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Severina Ratih","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Severina Ratih","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/"},"author":{"name":"Severina Ratih","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/aa838f6f33fc51efa6b5c41f140ef040"},"headline":"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!","datePublished":"2023-08-21T07:45:34+00:00","dateModified":"2023-09-12T11:28:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/"},"wordCount":1452,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-1.jpg","keywords":["desain UX","tools UX terbaik"],"articleSection":["Tips","website"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/","name":"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-1.jpg","datePublished":"2023-08-21T07:45:34+00:00","dateModified":"2023-09-12T11:28:20+00:00","description":"Ingin membuat UX terbaik buat website Anda? Tenang saja, Anda hanya perlu gunakan berbagai tools UX terbaik berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/#primaryimage","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/tools-ux-terbaik-1.jpg","width":1333,"height":992,"caption":"tools ux terbaik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/tools-ux-terbaik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bikin.website\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ini 5+ Tools UX Terbaik yang Bisa Anda Gunakan untuk Desain Website!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","name":"Bikin.Website","description":"Tips Bikin Website dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization","name":"Bikin.Website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","width":3342,"height":409,"caption":"Bikin.Website"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/aa838f6f33fc51efa6b5c41f140ef040","name":"Severina Ratih","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Severina Ratih"},"url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/author\/severina\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3325"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3327,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3325\/revisions\/3327"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}