{"id":2778,"date":"2023-05-10T16:59:44","date_gmt":"2023-05-10T09:59:44","guid":{"rendered":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?p=2778"},"modified":"2023-05-10T16:59:44","modified_gmt":"2023-05-10T09:59:44","slug":"cms-vs-framework-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/","title":{"rendered":"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih antara <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-cms\/\">CMS<\/a> vs <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/pengertian-framework\/\">Framework<\/a> untuk membuat website sebetulnya tidak bisa dicari mana yang lebih baik. Keduanya jelas sama-sama baik untuk membuat website Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Framework dengan kefleksibelannya dan CMS dengan kemudahannya dalam membuat websie. Antara CMS maupun Framework, keduanya memiliki fitur serta keunggulannya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda bertanya mana yang lebih baik, jawabannya ya tergantung dengan kebutuhan serta kemampuan Anda sebagai penggunanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CMS belum tentu cocok untuk membuat website aplikasi, kan? Begitu pun sebaliknya, Framework belum tentu tepat juga untuk website yang sederhana seperti blog.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terus, gimana dong caranya pilih tools yang tepat? <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk memilih dengan tepat, ada beberapa pembanding nih antara CMS vs Framework yang harus Anda perhatikan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan CMS vs Framework<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang Anda ketahui, baik CMS dan Framework, keduanya sama-sama merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bagus untuk membuat website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan fitur dan tampilannya yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, CMS atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Content Management System <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bisa digunakan oleh semua kalangan untuk membuat website dengan mudah tanpa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Termasuk mengelola konten website seperti membuat, meng-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">edit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan mengatur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, Framework pun juga sama bagusnya untuk membuat website dengan kerangka kerja yang sudah tersedia. Dengan Framework Anda bisa membuat website dari nol dengan lebih fleksibel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, seperti yang sudah disampaikan di awal, baik CMS dan Framework, keduanya belum tentu tepat untuk kebutuhan website Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, simak perbedaan antara CMS vs Framework supaya Anda bisa memilih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang paling tepat!<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Fleksibilitas CMS vs Framework<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu yang sangat membedakan antara CMS vs\u00a0 Framework adalah fleksibilitas keduanya dalam membuat website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CMS banyak sekali dipilih oleh pemula karena kemudahan yang ditawarkan dalam membuat website. Bayangkan saja, pemula yang tidak paham <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa membuat website hanya dengan memilih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">template<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tersedia di CMS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, di satu sisi kemudahan ini memberikan Anda batas untuk berkreasi dalam membuat website. Dengan kata lain, CMS tidak memberikan Anda fleksibilitas dalam membuat website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan Framework yang memang fungsinya untuk membangun website dari nol. <a href=\"https:\/\/stackoverflow.blog\/2020\/02\/03\/is-it-time-for-a-front-end-framework\/\">Framework memberikan fleksibilitas<\/a> dalam berkreasi sekreatif mungkin dalam membuat website menggunakan berbagai kerangka kerja yang ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau membuat desain yang animatif maupun interaktif, semuanya bisa Anda wujudkan dengan menggunakan Framework.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Keamanan CMS vs Framework<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kita membuat website, keamanan jelas menjadi hal yang butuh perhatian lebih. Percuma desain dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">flow<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> website sudah menarik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kalau keamanannya saja masih sangat rentan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, <\/span><a href=\"https:\/\/beaglesecurity.com\/blog\/article\/cms-vulnerabilities.html\"><span style=\"font-weight: 400;\">CMS sendiri seringkali menjadi sasaran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cyber attack<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">malware<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hacking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan sebagainya. Sifatnya yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">open-source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lah yang membuat keamanan CMS rentan secara alami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hacker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun bisa mengakses CMS karena sifatnya yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">open-source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Berbeda dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">developer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang membangun website menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">custom code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">custom code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, akan sulit bagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hacker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menembus keamanan website. Selain itu, kebanyakan Framework juga sudah memiliki fungsi keamanan seperti enkripsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau dibandingkan keamanan antara CMS vs Framework, jelas Framework lebih ungul. Tetapi, bukan berarti CMS sepenuhnya tidak aman, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda masih bisa kok <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/cara-meningkatkan-keamanan-website\/\">meningkatkan keamanan CMS<\/a> menggunakan plugin maupun ekstensi keamanan seperti yang tersedia di WordPress.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Kemampuan yang Dibutuhkan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam membuat website, tentu Anda membutuhkan kemampuan tertentu. Entah itu kemampuan untuk membuat website itu sendiri maupun untuk mengelola konten-konten di dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, bila berbicara soal kemampuan dalam membuat website, CMS tentu akan mendapat poin yang lebih unggul daripada Framework.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CMS menawarkan kemudahan untuk membuat website secara instan. Tidak perlu membuatnya dari awal dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, cukup pilih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">template<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang diinginkan dan website pun siap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">publish<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan CMS membuat Anda bisa fokus dalam pengelolaan konten. Tentu ini akan sangat cocok untuk pemula atau Anda yang ingin membangun website sederhana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, Framework tidak menawarkan kemudahan seperti CMS. Satu-satunya kemudahan yang ditawarkan oleh Framework adalah sudah tersedia kerangka kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, Anda tidak perlu membangun semua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya betul-betul dari nol. Namun, tetap saja Anda butuh paham soal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mana ini sangat tidak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">beginner-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, Framework sangat cocok untuk website yang kompleks seperti aplikasi yang memang butuh memiliki sistemnya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagipula, sekarang sudah tersedia banyak sekali jasa pembuatan website alias <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">developer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> profesional yang bisa membantu Anda.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Fitur SEO<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SEO atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Search Engine Optimization<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jadi kunci yang membuka jalan untuk website Anda supaya bisa muncul di halaman pertama mesin pencari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa menerapkan SEO dengan baik, website mungkin akan kesulitan untuk meraih peringkat tinggi di Google. Atau yang paling parah, konten maupun website Anda bisa saja tidak muncul sama sekali di hasil pencarian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, menerapkan SEO ini tidak cukup hanya dengan memaksimalkan penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">keyword<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada tiap halaman. Harus ada penerapan pula, baik di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">backend<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">frontend<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> website Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda membuat website menggunakan Framework, artinya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang Anda susun haruslah SEO-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Yang mana, ini akan sedikit sulit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, CMS memang dibangun untuk mengelola konten. Sehingga, fitur-fiturnya pun sudah SEO-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi dibantu dengan berbagai plugin yang bisa semakin memaksimalkan implementasi SEO pada website Anda.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Waktu yang Dibutuhkan CMS vs Framework<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertimbangan terakhir yang harus Anda pikirkan ketika membuat website adalah waktu yang dibutuhkan. Apakah harus selesai dalam waktu cepat atau tidak?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda ingin membuat website dalam waktu yang cepat, lebih baik menggunakan CMS. Anda bahkan tidak membutuhkan waktu sampai 1 jam untuk membuat website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggal pilih tema dan website pun siap Anda jalankan. Kalaupun ingin membuat desain website yang berbeda, tersedia berbagai plugin dan website <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">builder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa Anda gunakan dengan sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drag and drop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini pun juga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat website, setidaknya tidak sampai 1 bulan jika Anda mengerjakannya setiap hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menggunakan Framework, butuh waktu yang cukup lama sampai website Anda sudah selesai karena Anda harus membuatnya dari nol. Menyusun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di setiap halaman dan bagian jelas akan menghabiskan waktu yang lama.<\/span><\/p>\n<h2><b>Antara CMS vs Framework, Mana yang Paling Tepat?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawabannya tentu tergantung dengan kebutuhan website serta kemampuan Anda. Bila Anda hanya ingin membuat website yang tidak begitu kompleks, mungkin akan lebih tepat untuk menggunakan CMS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, jika website yang Anda buat memiliki sistem yang lebih kompleks, misalnya seperti website aplikasi, Anda lebih baik memilih Framework.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain lebih fleksibel, Framework memberikan keamanan yang lebih baik. Asalkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">developer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya pun memiliki pemahaman yang baik soal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">web security <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cyber attack<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda juga tidak perlu khawatir bila memang ingin memilih Framework, namun tidak memiliki kemampuan yang memadai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah dikatakan, di Indonesia tersedia banyak jasa pembuatan website yang berkualitas, kok. Nah, salah satunya Bikin.Website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih bingung dengan konsep website-nya? Tenang saja, tim Bikin.Website siap meluangkan waktu untuk konsultasi <\/span><b>GRATIS <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">dengan Anda, kok. Tinggal klik di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background\" style=\"background-color: #181585;\" href=\"https:\/\/bikin.website?utm_source=website&utm_medium=blog&utm_campaign=website-blog-bikinwebsite-cms+vs+framework\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Konsultasikan Website Anda, Gratis!<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, mana nih yang Anda pilih? Bikin website di CMS atau Framework?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memilih antara CMS vs Framework untuk membuat website sebetulnya tidak bisa dicari mana yang lebih baik. Keduanya jelas sama-sama baik untuk membuat website Anda. Framework dengan kefleksibelannya dan CMS dengan kemudahannya dalam membuat websie. Antara CMS maupun Framework, keduanya memiliki fitur serta keunggulannya masing-masing. Jika Anda bertanya mana yang lebih baik, jawabannya ya tergantung dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":2781,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[3,982,409,835],"tags":[1009],"class_list":["post-2778","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","category-wawasan","category-dev-website","category-website","tag-cms-vs-framework"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bingung pilih CMS atau Framework untuk membuat website? Yuk, intip perbandingan antara CMS vs Framework berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bingung pilih CMS atau Framework untuk membuat website? Yuk, intip perbandingan antara CMS vs Framework berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-10T09:59:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cms-vs-framework.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"992\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Severina Ratih\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Severina Ratih\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Severina Ratih\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/aa838f6f33fc51efa6b5c41f140ef040\"},\"headline\":\"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?\",\"datePublished\":\"2023-05-10T09:59:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/\"},\"wordCount\":1062,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/cms-vs-framework.jpg\",\"keywords\":[\"cms vs framework\"],\"articleSection\":[\"Tips\",\"Wawasan\",\"Web Dev\",\"website\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/\",\"name\":\"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/cms-vs-framework.jpg\",\"datePublished\":\"2023-05-10T09:59:44+00:00\",\"description\":\"Bingung pilih CMS atau Framework untuk membuat website? Yuk, intip perbandingan antara CMS vs Framework berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/cms-vs-framework.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/cms-vs-framework.jpg\",\"width\":1333,\"height\":992,\"caption\":\"cms vs framework\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/cms-vs-framework-2\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"description\":\"Tips Bikin Website dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"width\":3342,\"height\":409,\"caption\":\"Bikin.Website\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/aa838f6f33fc51efa6b5c41f140ef040\",\"name\":\"Severina Ratih\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Severina Ratih\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/author\\\/severina\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?","description":"Bingung pilih CMS atau Framework untuk membuat website? Yuk, intip perbandingan antara CMS vs Framework berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?","og_description":"Bingung pilih CMS atau Framework untuk membuat website? Yuk, intip perbandingan antara CMS vs Framework berikut ini!","og_url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/","og_site_name":"Bikin.Website","article_published_time":"2023-05-10T09:59:44+00:00","og_image":[{"width":1333,"height":992,"url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cms-vs-framework.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Severina Ratih","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Severina Ratih","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/"},"author":{"name":"Severina Ratih","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/aa838f6f33fc51efa6b5c41f140ef040"},"headline":"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?","datePublished":"2023-05-10T09:59:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/"},"wordCount":1062,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cms-vs-framework.jpg","keywords":["cms vs framework"],"articleSection":["Tips","Wawasan","Web Dev","website"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/","name":"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cms-vs-framework.jpg","datePublished":"2023-05-10T09:59:44+00:00","description":"Bingung pilih CMS atau Framework untuk membuat website? Yuk, intip perbandingan antara CMS vs Framework berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cms-vs-framework.jpg","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cms-vs-framework.jpg","width":1333,"height":992,"caption":"cms vs framework"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/cms-vs-framework-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bikin.website\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"CMS vs Framework, Mana yang Lebih Baik untuk Membuat Website?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","name":"Bikin.Website","description":"Tips Bikin Website dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization","name":"Bikin.Website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","width":3342,"height":409,"caption":"Bikin.Website"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/aa838f6f33fc51efa6b5c41f140ef040","name":"Severina Ratih","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9411c8b4eb3fe830f4c8f9a82aa3fad4efc9579f53fddb86a462773e9d63796b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Severina Ratih"},"url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/author\/severina\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2778","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2778"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2778\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2780,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2778\/revisions\/2780"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2778"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2778"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2778"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}