{"id":1618,"date":"2021-11-27T12:00:22","date_gmt":"2021-11-27T05:00:22","guid":{"rendered":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?p=1618"},"modified":"2021-11-26T14:22:29","modified_gmt":"2021-11-26T07:22:29","slug":"kelebihan-dan-kekurangan-css","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/","title":{"rendered":"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui jenis css framework yang digunakan oleh para developer, maka sebaiknya kita juga perlu untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan CSS framework.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum masuk ke pembahasan utama yaitu mengenai kelebihan dan kekurangan CSS, sebaiknya kita perlu untuk memahami pengertian <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/css-framework\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">CSS framework<\/a> itu apa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk langsung saja kita membahasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian CSS Framework\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1620\" aria-describedby=\"caption-attachment-1620\" style=\"width: 596px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/pengertian-css-framework.webp\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1620\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/pengertian-css-framework-300x179.webp\" alt=\"pengertian css framework\" width=\"596\" height=\"356\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/pengertian-css-framework-300x179.webp 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/pengertian-css-framework-768x459.webp 768w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/pengertian-css-framework.webp 804w\" sizes=\"(max-width: 596px) 100vw, 596px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1620\" class=\"wp-caption-text\">pengertian css framework<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CSS framework merupakan sebuah kerangka kerja yang memiliki fungsi bagi para developer untuk memudahkan dalam mendesain sebuah website atau aplikasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau untuk lebih tepatnya pada bagian layout serta tema.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam CSS framework ini akan berisi berbagai kumpulan kode CSS yang siap untuk digunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga Anda tidak perlu repot lagi membuat sebuah struktur dasar desain dari nol, karena pada CSS framework telah menyediakan berbagai macam elemen desain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari sistem grid, pola UI atau user interface yang interaktif, aneka tipografi untuk website, ikon, tombol dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang perlu dilakukan hanya dengan mengcopy paste setiap elemen yang ada serta menyesuaikan desain website atau aplikasi yang dibuat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan untuk sisanya hanya tinggal mengembangkan kerangka yang sudah ada sampai menjadi desain yang diinginkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga semua proses dalam pembuatan front end dapat berjalan secara cepat dan efektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kelebihan CSS Framework\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1621\" aria-describedby=\"caption-attachment-1621\" style=\"width: 612px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-css-framework.webp\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1621\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-css-framework-300x198.webp\" alt=\"kelebihan css framework\" width=\"612\" height=\"404\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-css-framework-300x198.webp 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-css-framework.webp 712w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1621\" class=\"wp-caption-text\">kelebihan css framework<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara garis besarnya, pastinya Anda telah menangkap mengenai kelebihan utama dari penggunaan framework CSS ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi untuk lebih yakin dalam menentukan apakah framework CSS ini dibutuhkan atau tidak maka kami akan memberitahu apa saja kelebihan dan kekurangan CSS framework.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibawah ini kami akan menjelaskan mengenai kelebihan dari menggunakan CSS framework:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>1. Mudah untuk para pemula\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Framework CSS dapat menjadi pilihan yang tepat untuk Anda yang masih pemula.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena Anda hanya cukup menguasai basic dari <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-html\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">HTML<\/a> dan CSS.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu Anda sudah dapat menciptakan sebuah front end yang baik dari bantuan framework.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu telah tersedia juga berbagai fitur pendukung pada setiap framework yang telah memiliki panduan serta dokumentasi yang detail.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi dengan begitu Anda dapat tinggal mengikuti lalu membuat desain yang sesuai dengan keinginan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>2. Elemen yang siap digunakan\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu tantangan bagi para pengembang front end ialah menyatukan dari setiap elemen UI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang biasanya bermulai dari navigasi, tombol, tipografi dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua ini dilakukan agar elemen UI dapat berfungsi secara maksimal sehingga tidak menyulitkan para pengguna.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi pastinya hal ini akan sangat menguras banyak waktu bila cara membuat semuanya dari nol.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi dengan menggunakan CSS framework, semua proses dapat selesai lebih cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam setiap framework ini telah tersedia berbagai style elemen yang siap digunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan untuk sisanya dapat tinggal fokus pada sisi kreatif pada proyek Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya memikirkan grid, layout, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>3. Menghasilkan performa yang stabil\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir semua jenis CSS framework ini bersifat open source sehingga siapa pun akan terlibat dalam pengembangan framework sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau begitu setiap CSS framework memiliki komunitas yang sangat kuat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini menjadi kabar baik bagi para pengguna, karena selain dapat menggunakan framework CSS secara gratis, Anda dapat juga memastikan setiap kode yang dirancang akan minim dari isu seperti error atau kode yang typo.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga kualitas pada performa website dan aplikasi dapat terjamin stabil serta dapat bekerja secara responsif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>4. Memiliki sistem grid\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Grid ini merupakan struktur yang berbentuk sebuah garis vertikal, garis horizontal, dan atau garis diagonal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Garis ini akan membentuk kolom dengan jarak serta lebar yang sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Grid berfungsi untuk dapat memudahkan dalam mengatur setiap elemen UI yang ada pada layout agar dapat rapi dan terstruktur.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kekurangan CSS Framework\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1622\" aria-describedby=\"caption-attachment-1622\" style=\"width: 566px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kekurangan-css-framework.webp\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1622\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kekurangan-css-framework-300x190.webp\" alt=\"kekurangan css framework\" width=\"566\" height=\"358\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kekurangan-css-framework-300x190.webp 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kekurangan-css-framework.webp 721w\" sizes=\"(max-width: 566px) 100vw, 566px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1622\" class=\"wp-caption-text\">kekurangan css framework<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya setelah membahas kelebihan maka selanjutnya kita akan membahas kekurangan dari CSS framework ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa kekurangan CSS framework yang perlu diketahui:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>1. Sulit mengembangkan desain\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada setiap jenis framework <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/css-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">CSS<\/a> memiliki standar kode atau sistem grid tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal inilah mengakibatkan beberapa framework akan membatasi Anda dalam merancang desain yang sesuai dengan keinginan Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya dalam mengubah ukuran layout, model tombol, lebar grid, dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu juga, biasanya Anda akan stuck dengan model framework yang hanya itu-itu saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini terjadi karena Anda tidak dapat melakukan perubahan secara cepat pada beberapa kode.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan jika Anda ingin melakukan banyak modifikasi maka waktu yang akan dihabiskan pun cukup banyak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih lagi bila proyek yang Anda buat ini memerlukan parameter atau sebuah standar desain yang tidak konvensional dan harus unik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>2. Banyak kode yang tidak penting\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk dapat memenuhi kebutuhan dari para pengguna, maka masing-masing framework telah menyiapkan banyak pilihan elemen, fitur, dan variabel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi biasanya akan ada banyak script atau struktur kode yang tidak diperlukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda termasuk cukup ahli maka mungkin Anda dapat mudah dalam menghapus baris kode yang tidak perlu digunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun bila Anda masih pemula hal ini akan sangat merepotkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena bisa saja Anda menghapus kode yang tidak tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga bukan menghasilkan performa yang optimal namun membuat front end menjadi berantakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>3. Struktur desain yang mainstream\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda ingin struktur desain front end Anda berbeda dari yang lain maka kemungkinan besar akan mengalami kesulitan dalam menemukan framework yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini telah dijelaskan sebelumnya, di setiap framework yang sudah dirancang dengan style serta kode tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila ingin melakukan banyak perubahan kode maka waktu yang diperlukan cukup banyak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga bila Anda menggunakan framework ini maka kemungkinan besar juga akan ditemukan pada sebuah website atau aplikasi dari pengguna lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkecuali bila Anda sudah canggih maka akan lebih mudah dalam memodifikasi kode.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Penutup\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tadi pengertian dari CSS framework serta kelebihan dan kekurangan CSS framework yang perlu diketahui sebelum menggunakannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda berencana membuat sebuah website maka jangan lupa untuk menggunakan <strong>Bikin.Website<\/strong> sebagai <a href=\"https:\/\/bikin.website\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jasa layanan pembuatan website<\/a> Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika masih ada pertanyaan silahkan tinggalkan di kolom komentar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terima kasih. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah mengetahui jenis css framework yang digunakan oleh para developer, maka sebaiknya kita juga perlu untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan CSS framework.\u00a0 Sebelum masuk ke pembahasan utama yaitu mengenai kelebihan dan kekurangan CSS, sebaiknya kita perlu untuk memahami pengertian CSS framework itu apa.\u00a0 Yuk langsung saja kita membahasnya.\u00a0 Pengertian CSS Framework\u00a0 CSS framework merupakan sebuah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1619,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[409],"tags":[892,891],"class_list":["post-1618","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dev-website","tag-kekurangan-css","tag-kelebihan-css"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Selain membahas mengenai pengertian css framework, disini juga membahas kelebihan dan kekurangan css framework.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selain membahas mengenai pengertian css framework, disini juga membahas kelebihan dan kekurangan css framework.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-27T05:00:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mega\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\"},\"headline\":\"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan\",\"datePublished\":\"2021-11-27T05:00:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/\"},\"wordCount\":927,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp\",\"keywords\":[\"kekurangan css\",\"kelebihan css\"],\"articleSection\":[\"Web Dev\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/\",\"name\":\"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp\",\"datePublished\":\"2021-11-27T05:00:22+00:00\",\"description\":\"Selain membahas mengenai pengertian css framework, disini juga membahas kelebihan dan kekurangan css framework.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp\",\"width\":1000,\"height\":743,\"caption\":\"kelebihan dan kekurangan css\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/kelebihan-dan-kekurangan-css\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"description\":\"Tips Bikin Website dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"width\":3342,\"height\":409,\"caption\":\"Bikin.Website\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\",\"name\":\"mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mega\"},\"description\":\"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/author\\\/mega\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan","description":"Selain membahas mengenai pengertian css framework, disini juga membahas kelebihan dan kekurangan css framework.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan","og_description":"Selain membahas mengenai pengertian css framework, disini juga membahas kelebihan dan kekurangan css framework.","og_url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/","og_site_name":"Bikin.Website","article_published_time":"2021-11-27T05:00:22+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":743,"url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp","type":"image\/webp"}],"author":"mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mega","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/"},"author":{"name":"mega","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18"},"headline":"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan","datePublished":"2021-11-27T05:00:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/"},"wordCount":927,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp","keywords":["kekurangan css","kelebihan css"],"articleSection":["Web Dev"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/","name":"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp","datePublished":"2021-11-27T05:00:22+00:00","description":"Selain membahas mengenai pengertian css framework, disini juga membahas kelebihan dan kekurangan css framework.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/#primaryimage","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelebihan-dan-kekurangan-css.webp","width":1000,"height":743,"caption":"kelebihan dan kekurangan css"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-css\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bikin.website\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"CSS Framework: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","name":"Bikin.Website","description":"Tips Bikin Website dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization","name":"Bikin.Website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","width":3342,"height":409,"caption":"Bikin.Website"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18","name":"mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","caption":"mega"},"description":"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/author\/mega\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1618","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1618"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1618\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1623,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1618\/revisions\/1623"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1619"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1618"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1618"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1618"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}