{"id":1582,"date":"2023-05-19T15:24:53","date_gmt":"2023-05-19T08:24:53","guid":{"rendered":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?p=1582"},"modified":"2023-05-19T15:50:31","modified_gmt":"2023-05-19T08:50:31","slug":"framework-php","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/","title":{"rendered":"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">PHP merupakan bahasa pemrograman server side yang bersifat open source dan saat ini paling terkenal di dunia. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Walau populer tetapi PHP ini sering sekali dianggap monoton dan hanya berulang-ulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu muncul lah framework yang dapat mempermudah dalam pengembangan aplikasi atau pengembangan website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada awalnya, PHP ini merupakan singkatan dari kata Personal Home Page namun untuk saat ini sering disebut dengan Hypertext Preprocessor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasa pemrograman ini telah mengalami berbagai perubahan sejak muncul pertama kali.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">PHP ini dapat di embed ke dalam <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-html\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">HTML<\/a> ataupun juga dapat dikombinasikan dengan berbgai macam sistem template, CMS, dan juga framework web.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian Framework PHP<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1586\" aria-describedby=\"caption-attachment-1586\" style=\"width: 603px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php-1.webp\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1586\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php-1-300x201.webp\" alt=\"framework php\" width=\"603\" height=\"404\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php-1-300x201.webp 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php-1.webp 637w\" sizes=\"(max-width: 603px) 100vw, 603px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1586\" class=\"wp-caption-text\">pengertian framework php<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Framework ataupun kerangka kerja PHP ini dapat mempermudah proses dalam pembangunan aplikasi web menggunakan PHP yang memberikan struktur dasar dalam membangun sebuah web.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, framework PHP ini dapat membantu dalam mengembangkan sebuah website atau aplikasi agar lebih cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Framework PHP ini juga dapat membangun aplikasi menjadi lebih stabil.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dimana artinya para programmer dan developer tidak memerlukan lagi untuk melakukan coding secara berulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Framework PHP ini juga dapat membantu para pemula untuk dapat membangun sebuah aplikasi yang stabil karena dapat membantu memastikan interaksi coding dan database berjalan dengan baik pada layer presentation.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu para developer dapat lebih fokus dalam membangun aplikasi yang dibuat tanpa harus menulis ulang kode.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Jenis Framework PHP\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tahun belakangan ini, PHP telah menjadi pilihan para developer sebagai scripting dan telah banyak digunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring meningkatnya penggunaan PHP ini, maka akan semakin banyak juga kerangka PHP yang muncul saat ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga menimbulkan banyak pertanyaan mengenai framework PHP apa yang paling baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya tujuan dibuatnya framework PHP ini berbeda, jadi mungkin saja kerangka kerja yang terbaik untuk Anda belum tentu terbaik untuk orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu berikut ini beberapa jenis framework PHP yang perlu diketahui:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Framework PHP <a href=\"https:\/\/laravel.com\/docs\/10.x\/installation\">Laravel<\/a><\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laravel merupakan sebuah framework PHP atau kerangka kerja yang memiliki banyak fitur yang bisa membantu para developer dalam mempercepat proses pembuatan web atau aplikasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dapat terjadi karena laravel memiliki sintak yang dapat membantu melakukan task.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dimana contohnya seperti autentikasi, queueing, sessions, caching dan juga routing RESTful.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lagi adanya mesin templating ringan yang memiliki nama \u201cBlade\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. <a href=\"https:\/\/docs.phalcon.io\/4.0\/en\/installation\">Phalcon<\/a>\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Phalcon merupakan framework tercepat dalam bahasa pemrograman PHP bila dibandingkan dengan CakePHP, ZEND1, dan juga CodeIgniter.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Framework yang telah mendukung PHP versi 5.4 ke atas ini akan cocok bila digunakan dalam berbagai jenis proyek mulai dari yang level ringan sampai level perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya itu saja, kerangka kerja full stack ini bersifat open source sehingga tidak memerlukan banyak kode untuk berimplementasi task.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. CakePHP\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Anda yang baru akan memulai menggunakan kerangka kerja PHP maka CakePHP merupakan framework yang tepat untuk Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibuat dengan prinsip yang sama dengan Ruby on Rails, CakePHP ini fokus pada pengembangan yang cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, bila Anda perlu melakukan pengembangan website dengan waktu yang singkat maka Anda dapat menggunakan CakePHP.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu juga, kemudahan penggunaan, skalabilitas, dan juga support yang terus bertumbuh akan menjadi nilai tambah untuk CakePHP agar menjadi pilihan yang tepat bagi proyek pengembangan website atau aplikasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Symfony\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kerangka kerja PHP symfony ini akan lebih cocok digunakan oleh para developer dengan pengetahuan yang mendalam mengenai pembuatan aplikasi serta jam terbang yang tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena, symfony ini dibuat dengan tujuan membuat aplikasi yang levelnya korporat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari website yang menggunakan symfony ialah Yahoo! Bookmarks dan juga Askeet.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Symfony ini bersifat open source sehingga memiliki banyak fitur serta dapat digunakan di banyak hal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi symfony ini bekerja sedikit lambat bila dibandingkan dengan jenis kerangka kerja lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. The Zend Framework\u00a0<\/b><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1587\" aria-describedby=\"caption-attachment-1587\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jenis-php.webp\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1587\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jenis-php-300x168.webp\" alt=\"jenis php\" width=\"600\" height=\"336\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jenis-php-300x168.webp 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jenis-php.webp 638w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1587\" class=\"wp-caption-text\">jenis-jenis php<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">The zend framework ini memiliki banyak pengguna dan juga komunitas yang besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, zend framework ini memiliki banyak dukungan serta user base aktif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zend termasuk di dalam <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/pengertian-framework\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">framework<\/a> PHP yang saat ini paling terkenal karena memiliki banyak fitur yang dapat memudahkan pengembangan di level korporat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi bila ingin menggunakan zand maka Anda perlu mengetahui mengenai PHP yang memadai.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Framework CodeIgniter\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila mencari untuk kemudahan penggunaan, kecepatan, dan juga kinerja yang baik maka codeigniter ini cocok digunakan bagi para pemula.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dari symfony, framework jenis ini cocok digunakan pada akun shared hosting atau bila Anda ingin menggunakan kerangka kerja yang memiliki footprint kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Codeigniter ini juga memiliki library yang didalamnya berisi forum, tutorial, user guide dan juga halaman support.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. FuelPHP\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">FuelPHP ini dirilis pada tahun 2014, tetapi di usia yang dibilang cukup muda ini ternyata fuelPHP ini menyajikan kerangka kerja cukup tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu juga fuelPHP ini sudah bisa mendukung PHP versi 5.4 ini memiliki fitur yang menarik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya seperti unit testing, fuel debugger dan telah menggunakan fitur arsitektur MVC yang gampang digunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Fat-Free Framework (F3) PHP\u00a0<\/b><\/h3>\n<p>Bila Anda mencari framework dengan ukuran yang cukup ringan, Fat-Free Framework (F3) bisa masuk dalam\u00a0<em>list<\/em> rekomendasi Anda.<\/p>\n<p>Fat-Free Framework memiliki ukuran yang cukup kecil, bahkan tidak sampai 1 MB, yaitu hanya sekitar 90 KB. Di dalamnya pun tidak terlalu banyak fitur seperti framework lainnya.<\/p>\n<p>Namun, meski begitu, dengan ukuran yang cukup ringan Fat-Free mampu bersaing dengan performanya yang cukup cepat, lho. Bahkan, terbilang sangat cepat.<\/p>\n<p>Fat-Free sendiri sudah mendukung berbagai jenis database, misalnya seperti SQL. Framework yang satu ini juga sudah memiliki sistem keamanan yang cukup baik.<\/p>\n<p>Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan isu-isu tentang keamanan saat proses web development menggunakan Fat-Free Framework.<\/p>\n<h3><b>Penutup\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menggunakan framework PHP adalah pilihan cara yang tepat untuk dapat mengurangi kebutuhan pengulangan kode, mempercepat dalam proses pengembangan, dan juga memastikan penggunaan kode yang tepat ketika membuat sebuah aplikasi web.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda sedang membuat sebuah website maka jangan lupa untuk menggunakan <strong>Bikin.Website<\/strong> sebagai jasa layanan pembuatan website Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background\" style=\"background-color: #181585;\" href=\"https:\/\/bikin.website?utm_source=website&utm_medium=blog&utm_campaign=website-blog-bikinwebsite-framework+php\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Bikin Website Di Sini Sekarang!<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika masih ada pertanyaan tinggalkan komentar dibawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terima kasih. <\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PHP merupakan bahasa pemrograman server side yang bersifat open source dan saat ini paling terkenal di dunia. Walau populer tetapi PHP ini sering sekali dianggap monoton dan hanya berulang-ulang.\u00a0 Maka dari itu muncul lah framework yang dapat mempermudah dalam pengembangan aplikasi atau pengembangan website.\u00a0 Pada awalnya, PHP ini merupakan singkatan dari kata Personal Home Page [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1584,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[3,982,409,835],"tags":[887],"class_list":["post-1582","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","category-wawasan","category-dev-website","category-website","tag-php-framework"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya - Bikin.Website<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"pengertian framework php dan beberapa jenisnya telah dibahas didalam artikel ini, sehingga diharapkan dapat membantu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya - Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"pengertian framework php dan beberapa jenisnya telah dibahas didalam artikel ini, sehingga diharapkan dapat membantu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-19T08:24:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-05-19T08:50:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mega\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\"},\"headline\":\"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya\",\"datePublished\":\"2023-05-19T08:24:53+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-19T08:50:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/\"},\"wordCount\":942,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/framework-php.webp\",\"keywords\":[\"php framework\"],\"articleSection\":[\"Tips\",\"Wawasan\",\"Web Dev\",\"website\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/\",\"name\":\"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya - Bikin.Website\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/framework-php.webp\",\"datePublished\":\"2023-05-19T08:24:53+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-19T08:50:31+00:00\",\"description\":\"pengertian framework php dan beberapa jenisnya telah dibahas didalam artikel ini, sehingga diharapkan dapat membantu.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/framework-php.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/framework-php.webp\",\"width\":1000,\"height\":743,\"caption\":\"framework php\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/framework-php\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"description\":\"Tips Bikin Website dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"width\":3342,\"height\":409,\"caption\":\"Bikin.Website\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\",\"name\":\"mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mega\"},\"description\":\"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/author\\\/mega\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya - Bikin.Website","description":"pengertian framework php dan beberapa jenisnya telah dibahas didalam artikel ini, sehingga diharapkan dapat membantu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya - Bikin.Website","og_description":"pengertian framework php dan beberapa jenisnya telah dibahas didalam artikel ini, sehingga diharapkan dapat membantu.","og_url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/","og_site_name":"Bikin.Website","article_published_time":"2023-05-19T08:24:53+00:00","article_modified_time":"2023-05-19T08:50:31+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":743,"url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php.webp","type":"image\/webp"}],"author":"mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mega","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/"},"author":{"name":"mega","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18"},"headline":"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya","datePublished":"2023-05-19T08:24:53+00:00","dateModified":"2023-05-19T08:50:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/"},"wordCount":942,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php.webp","keywords":["php framework"],"articleSection":["Tips","Wawasan","Web Dev","website"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/","name":"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya - Bikin.Website","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php.webp","datePublished":"2023-05-19T08:24:53+00:00","dateModified":"2023-05-19T08:50:31+00:00","description":"pengertian framework php dan beberapa jenisnya telah dibahas didalam artikel ini, sehingga diharapkan dapat membantu.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/#primaryimage","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php.webp","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/framework-php.webp","width":1000,"height":743,"caption":"framework php"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/framework-php\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bikin.website\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Framework PHP: Pengertian dan Berbagai Jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","name":"Bikin.Website","description":"Tips Bikin Website dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization","name":"Bikin.Website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","width":3342,"height":409,"caption":"Bikin.Website"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18","name":"mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","caption":"mega"},"description":"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/author\/mega\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1582","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1582"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1582\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2815,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1582\/revisions\/2815"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1582"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1582"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1582"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}