{"id":1494,"date":"2021-10-21T15:16:02","date_gmt":"2021-10-21T08:16:02","guid":{"rendered":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?p=1494"},"modified":"2021-10-21T15:18:53","modified_gmt":"2021-10-21T08:18:53","slug":"statis-dan-dinamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/","title":{"rendered":"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas perbedaan web statis dan dinamis sebaiknya kita perlu untuk mengetahui pengertian dari website itu apa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Website ialah sebuah kumpulan halaman di dalam suatu domain internet yang sengaja dibuat dengan tujuan tertentu serta berisi konten yang berbagai macam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Website juga telah terkenal sejak puluhan tahun lalu setelah internet berkembang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan website statis dan dinamis ini merupakan suatu jenis website dimana berdasarkan dari teknologi yang digunakan dalam melakukan perubahan isi atau konten.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Website Statis dan Dinamis\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1496\" aria-describedby=\"caption-attachment-1496\" style=\"width: 608px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1496\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/statis-dan-dinamis-300x231.png\" alt=\"statis dan dinamis\" width=\"608\" height=\"468\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/statis-dan-dinamis-300x231.png 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/statis-dan-dinamis-1024x789.png 1024w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/statis-dan-dinamis-768x592.png 768w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/statis-dan-dinamis-1536x1183.png 1536w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/statis-dan-dinamis.png 1594w\" sizes=\"(max-width: 608px) 100vw, 608px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1496\" class=\"wp-caption-text\">website statis dan dinamis<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda ingin mengetahui apa itu website statis dan dinamis? Maka biasanya website statis sering disebut dengan website tradisional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Website statis sering diartikan dimana informasi yang ada di halaman tidak dapat diubah seenaknya oleh para pengguna.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini terjadi karena perubahan konten perlu melewati script yang sudah ada dalam program.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk website dinamis merupakan sebuah website yang telah menggunakan teknologi terbaru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Website dinamis sendiri akan cenderung lebih mudah untuk digunakan karena website dinamis mendukung perubahan informasi yang dikerjakan langsung oleh para pengguna.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk website dinamis ini memungkinkan para pengguna untuk dapat melakukan perubahan secara berkala sehingga konten yang ada akan lebih menarik dibandingkan dengan website statis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan Website Statis dan Dinamis\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila dilihat secara sekilas maka tidak akan banyak perbedaan dari website statis dan dinamis kecuali dari sisi teknologi pembuatannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi bila dilihat lebih dalam lagi dua jenis website ini akan memiliki perbedaan yang cukup signifikan dimulai dari database yang digunakan sampai dengan desain yang secara visual.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi lebih lengkap dapat dibaca dalam artikel dibawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa perbedaan website statis dan dinamis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>1. Perbedaan Database\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Database pada sebuah website merupakan hal yang sangat penting untuk dapat menyimpan data yang ada di dalam internet.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada website statis tidak memerlukan sebuah database yang ukurannya besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini terjadi karena para pengguna tidak memerlukan penyimpanan untuk berbagai macam data, baik itu data yang penting ataupun untuk memproses data.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk website dinamis hal seperti ini tidaklah berlaku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Website dinamis perlu memerlukan sebuah database yang dapat digunakan dalam menyimpan data ataupun hanya untuk memproses data.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para pengguna dari website dinamis ini biasanya menggunakan MySQL dan atau Oracle untuk database nya.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a class=\"row-title\" href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/sql-injection-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" aria-label=\"\u201cPengertian SQL Injection dan Cara Mencegahnya\u201d (Edit)\">Pengertian SQL Injection dan Cara Mencegahnya<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p><strong>2. Perbedaan Desain\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila ingin menarik pengunjung maka salah satu caranya yaitu dengan memiliki desain yang up to date.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila ingin mengetahui dari jenis website yang sedang dikunjungi maka bisa dilihat dari desain yang digunakan pada website tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis website statis akan cenderung memiliki desain yang sederhana dan terkesan klasik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk jenis website dinamis desainnya akan lebih kekinian serta beraneka ragam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk website dinamis para pengguna dapat menambahkan berbagai macam animasi yang bertujuan untuk mempercantik pada tampilan website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>3. Perbedaan Konten\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari segi kontennya, website statis akan cenderung bahkan jarang sekali untuk di update ataupun diubah pada isinya karena akan terlalu rumit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk konten yang menggunakan website dinamis akan terlihat lebih menarik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini terjadi karena pada website ini memungkinkan para pengguna dapat merubah tampilan setiap saat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu membuat website dinamis akan lebih banyak digunakan dibandingkan dengan website statis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua dapat terjadi karena konten merupakan salah satu cara dalam menarik pengunjung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>4. Perbedaan Ukuran\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan ukuran juga menjadi perbedaan antara website statis dan dinamis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada website statis akan memiliki ukuran lebih kecil karena pada sistem pemrograman yang digunakan tidak begitu rumit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini akan menjadi kelebihan pada website statis karena akan lebih cepat diakses oleh para pengguna.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk website statis ukurannya cenderung lebih besar, karena bahasa dan sistem pemrograman akan lebih kompleks sehingga waktu yang digunakan dalam mengakses akan lebih lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>5. Perbedaan Bahasa Pemrograman\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk bahasa pemrograman pada website statis ini menggunakan <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-html\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">HTML<\/a> dan <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/css-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">CSS.<\/a>\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk website dinamis menggunakan bahasa pemrograman yang lebih bervariasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya seperti HTML, PHP, ASP dan Javascript.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>6. Perbedaan Interaksi\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di website statis para pengunjung tidak dapat melakukan perubahan sehingga website statis ini dianggap kurang interaktif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini terjadi karena pengunjung hanya dapat mengakses serta menikmati konten yang ada pada website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi akan berbeda dengan website dinamis, dimana pengunjung dapat berinteraksi dengan website seperti dapat melakukan login ataupun perubahan yang ada dalam konten.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal seperti ini dapat menjadi kelemahan serta kelebihan dari website dinamis karena data dapat saja diretas yang sudah disimpan sehingga akan terjadi kebocoran pada data.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>7. Perbedaan Penggunaan\u00a0<\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_1497\" aria-describedby=\"caption-attachment-1497\" style=\"width: 672px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1497\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/perbedaan-penggunaan--300x236.png\" alt=\"statis dan dinamis\" width=\"672\" height=\"529\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/perbedaan-penggunaan--300x236.png 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/perbedaan-penggunaan--1024x804.png 1024w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/perbedaan-penggunaan--768x603.png 768w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/perbedaan-penggunaan--1536x1206.png 1536w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/perbedaan-penggunaan-.png 1546w\" sizes=\"(max-width: 672px) 100vw, 672px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1497\" class=\"wp-caption-text\">perbedaan web statis dan dinamis<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya ada perbedaan penggunaan website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk website statis biasanya digunakan untuk website penjualan, dimana konten pada halaman website hanya berisi produk dan juga kontak dari si pemilik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk penggunaan website dinamis akan lebih beragam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya seperti situs sosial media serta toko online yang memang mengharuskan adanya sebuah interaksi antara para pengguna dan para pengunjung website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>8. Perbedaan interaksi pengguna\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika membuat sebuah website para pengguna pastinya memiliki berbagai macam tujuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para pengguna website statis biasanya membuat sebuah website untuk digunakan dalam jangka panjang sehingga tidak terlalu membutuhkan perubahan bila tidak mendesak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengguna dari website statis tidak perlu berinteraksi dengan para pengunjung sehingga akan lebih santai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi akan berbeda dengan pengguna website dinamis, dimana memang ditujukan untuk kepentingan komersial sehingga sangat perlu melakukan perubahan di setiap waktu agar dapat mengoptimalkan tujuan dari membuat website.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Penutup\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tadi perbedaan dari website statis dan dinamis yang dapat kami berikan informasinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda berencana membuat sebuah website baik itu website statis atau website dinamis jangan lupa untuk menggunakan <a href=\"https:\/\/bikin.website\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jasa layanan pembuatan website<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satunya yaitu <strong>Bikin.Website<\/strong> yang sudah terpercaya dan aman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika masih ada pertanyaan yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terima kasih. <\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelum membahas perbedaan web statis dan dinamis sebaiknya kita perlu untuk mengetahui pengertian dari website itu apa.\u00a0 Website ialah sebuah kumpulan halaman di dalam suatu domain internet yang sengaja dibuat dengan tujuan tertentu serta berisi konten yang berbagai macam.\u00a0 Website juga telah terkenal sejak puluhan tahun lalu setelah internet berkembang.\u00a0 Sedangkan website statis dan dinamis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1495,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[3,409],"tags":[875],"class_list":["post-1494","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","category-dev-website","tag-website-statis-dan-dinamis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis - Bikin.Website<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perbedaan website statis dan dinamis perlu untuk diketahui ketika berencana membuat sebuah website sehingga tidak salah dalam pembuatannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis - Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perbedaan website statis dan dinamis perlu untuk diketahui ketika berencana membuat sebuah website sehingga tidak salah dalam pembuatannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-21T08:16:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-10-21T08:18:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mega\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\"},\"headline\":\"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis\",\"datePublished\":\"2021-10-21T08:16:02+00:00\",\"dateModified\":\"2021-10-21T08:18:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/\"},\"wordCount\":909,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg\",\"keywords\":[\"website statis dan dinamis\"],\"articleSection\":[\"Tips\",\"Web Dev\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/\",\"name\":\"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis - Bikin.Website\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg\",\"datePublished\":\"2021-10-21T08:16:02+00:00\",\"dateModified\":\"2021-10-21T08:18:53+00:00\",\"description\":\"Perbedaan website statis dan dinamis perlu untuk diketahui ketika berencana membuat sebuah website sehingga tidak salah dalam pembuatannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg\",\"width\":1000,\"height\":743,\"caption\":\"statis dan dinamis\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/statis-dan-dinamis\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"description\":\"Tips Bikin Website dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"width\":3342,\"height\":409,\"caption\":\"Bikin.Website\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\",\"name\":\"mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mega\"},\"description\":\"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/author\\\/mega\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis - Bikin.Website","description":"Perbedaan website statis dan dinamis perlu untuk diketahui ketika berencana membuat sebuah website sehingga tidak salah dalam pembuatannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis - Bikin.Website","og_description":"Perbedaan website statis dan dinamis perlu untuk diketahui ketika berencana membuat sebuah website sehingga tidak salah dalam pembuatannya.","og_url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/","og_site_name":"Bikin.Website","article_published_time":"2021-10-21T08:16:02+00:00","article_modified_time":"2021-10-21T08:18:53+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":743,"url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mega","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/"},"author":{"name":"mega","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18"},"headline":"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis","datePublished":"2021-10-21T08:16:02+00:00","dateModified":"2021-10-21T08:18:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/"},"wordCount":909,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg","keywords":["website statis dan dinamis"],"articleSection":["Tips","Web Dev"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/","name":"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis - Bikin.Website","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg","datePublished":"2021-10-21T08:16:02+00:00","dateModified":"2021-10-21T08:18:53+00:00","description":"Perbedaan website statis dan dinamis perlu untuk diketahui ketika berencana membuat sebuah website sehingga tidak salah dalam pembuatannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/#primaryimage","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Ketahuilah-Perbedaan-Web-Statis-dan-Dinamis.jpg","width":1000,"height":743,"caption":"statis dan dinamis"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/statis-dan-dinamis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bikin.website\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketahuilah Perbedaan Web Statis dan Dinamis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","name":"Bikin.Website","description":"Tips Bikin Website dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization","name":"Bikin.Website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","width":3342,"height":409,"caption":"Bikin.Website"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18","name":"mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","caption":"mega"},"description":"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/author\/mega\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1494"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1494\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1499,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1494\/revisions\/1499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1495"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}