{"id":1468,"date":"2021-10-15T16:00:56","date_gmt":"2021-10-15T09:00:56","guid":{"rendered":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?p=1468"},"modified":"2021-10-15T16:00:56","modified_gmt":"2021-10-15T09:00:56","slug":"apa-itu-localhost","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/","title":{"rendered":"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda termasuk dalam orang baru mempelajari bagaimana website dapat bekerja sehingga dapat diakses oleh semua orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastinya akan muncul banyak istilah asing yang jarang didengar sebelumnya, seperti salah satunya yaitu localhost.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya localhost saja, ada juga istilah domain, hosting, server, content management system, WordPress dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam artikel ini nantinya akan membahas mengenai pengertian dari apa itu localhost beserta fungsinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Localhost\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1475\" aria-describedby=\"caption-attachment-1475\" style=\"width: 534px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1475\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/apa-itu-localhost-300x37.png\" alt=\"apa itu localhost\" width=\"534\" height=\"66\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/apa-itu-localhost-300x37.png 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/apa-itu-localhost-1024x126.png 1024w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/apa-itu-localhost-768x94.png 768w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/apa-itu-localhost-1536x188.png 1536w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/apa-itu-localhost-2048x251.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 534px) 100vw, 534px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1475\" class=\"wp-caption-text\">pengertian localhost<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Localhost adalah program pada komputer yang memiliki peran sebagai virtual server yang hanya dapat diakses dengan jaringan lokal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu website yang ada pada localhost tidak dapat diakses secara online dan hanya sebatas lokal saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu untuk diketahui bahwa server adalah seperangkat pada komputer yang dapat digunakan dalam menyimpan data namun dengan spesifikasi tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komputer yang Anda miliki sebenarnya dapat digunakan menjadi server, namun untuk segi daya tahan serta performa akan kalah jauh dari komputer server.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Solusi yang dapat digunakan ialah dengan menginstall localhost sebagai kebutuhan server lokal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Server lokal ini hanya dapat diakses pada komputer secara offline sehingga tidak akan bisa diakses oleh komputer lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika mengakses localhost alamat IP yang digunakan secara default ialah 127.0.0.1 yang sering disebut dengan loopback address.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Loopback address sendiri merupakan alamat IP yang digunakan untuk dapat mengakses localhost yang ada pada komputer.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu juga localhost dengan alamat IP tersebut dapat disebut dengan domain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Fungsi Localhost\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui pengertian dari apa itu localhost, maka selanjutnya ialah fungsi dari localhost.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi utama dalam localhost ialah dapat mengakses website secara offline.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin untuk para orang biasa, localhost tidak berguna sama sekali, tetapi bagi developer atau para programmer sangatlah berguna karena mereka dapat melakukan beberapa hal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>1. Menguji kecepatan\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi pertama localhost ialah dapat menguji kecepatan pada jaringan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat perlu dilakukan dalam memastikan seluruh peralatan serta TCP \/ IP agar dapat berfungsi dengan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah yang menjadi tugas administrator jaringan sehingga dapat melakukan tes koneksi dengan hanya mengirimkan permintaan ping untuk ke localhost.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>2. Memblokir website\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya localhost dapat juga digunakan dalam memblokir website agar tidak dapat diakses.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih lagi bagi website yang berbahaya serta memiliki virus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika semua memiliki domain alamat IP maka Anda dapat mengakses website dengan <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-google-public-dns\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">DNS<\/a> atau Domain Name System.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk dapat memblokir suatu website maka Anda dapat menyimpan file host ke komputer localhost.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu Anda dapat mengubah alamat IP menjadi 127.0.0.1 dan bila sudah dapat dibuka akan diarahkan langsung ke localhost.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara seperti ini sering digunakan oleh para admin jaringan internet perusahaan untuk memblokir beberapa jenis website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>3. Menguji aplikasi website atau program\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Localhost sangat memegang peran penting dalam menguji suatu aplikasi atau program website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para developer wajib untuk memastikan kinerja dari program atau aplikasi website agar dapat berjalan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu sangat perlu sekali fitur loopback yang ada dalam localhost.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga nantinya dalam proses pengujian aplikasi dapat dilakukan secara offline.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>4. Menjadi server online\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi terakhir dari localhost ialah dapat menjadi offline server yang dapat memudahkan dalam melakukan beberapa editing website sebelum website dapat diakses dengan menggunakan jaringan internet.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi kesimpulan dari fungsi localhost ini dapat meminimalisir kesalahan ketika pada tahap proses develop website.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Jenis Server Localhost<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memutuskan memilih localhost untuk aplikasi website maka ada baiknya bila Anda mengetahui beberapa rekomendasi localhost untuk website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa jenis server localhost:<\/span><\/p>\n<p><strong>1. XAMPP\u00a0<\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_1472\" aria-describedby=\"caption-attachment-1472\" style=\"width: 599px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1472\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/xampp-300x133.png\" alt=\"server localhost\" width=\"599\" height=\"266\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/xampp-300x133.png 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/xampp.png 774w\" sizes=\"(max-width: 599px) 100vw, 599px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1472\" class=\"wp-caption-text\">logo xampp<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">XAMPP localhost ialah salah satu jenis aplikasi server lokal yang paling sering digunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">XAMPP localhost merupakan derivasi dari Apache yang databsenya menggunakan MAriaDB serta Perl dan PHP sebagai bahasa pemrogramannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dukungan sistem operasi untuk XAMPP bisa dikatakan cukup luas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda dapat menggunakan aplikasi XAMPP ini pada Windows, MacOS, Linux dan ada kabar baiknya ternyata XAMPP ini memiliki sifat open source.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga Anda dapat mengunduh serta menggunakannya secara gratis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>2. AMPPS\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir seperti XAMPP, AMPPS ini juga merupakan sebuah aplikasi server lokal yang sifatnya open source.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam AMPPS ini Anda akan menemukan MySQL, Apache, PHP, MongoDB, Phyton, Perl dan juga Softaculous Installer.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena di dalam AMPPS ini memiliki fitur instalasi Softaculous, maka memungkinkan Anda dapat memasang berbagai jenis aplikasi web.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya seperti WordPress, Joomla serta Drupal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi Softaculous ini membutuhkan beberapa koneksi internet untuk dapat dilakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">AMPPS ini juga dapat digunakan pasa berbagai sistem operasi, seperti Windows, MacOS dan juga Linux.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>3. WampServer\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis server localhost yang terakhir yaitu WampServer.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">WampServer ini memungkinkan Anda untuk dapat memasang Apache, PHP, MySQL di server lokal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti dengan kedua jenis server localhost sebelumnya, WampServer ini juga dapat diunduh serta digunakan secara gratis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi untuk WampServer ini hanya dapat digunakan oleh komputer yang menggunakan sistem operasi Windows.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda pengguna Linux atau MacOS maka pilihan yang dapat Anda gunakan ialah XAMPP atau AMPPS.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Penutup\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tadi penjelasan mengenai apa itu localhost, fungsi dari localhost dan juga jenis server localhost.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dimana localhost memiliki fungsi yang dapat memudahkan dalam membuat sebuah website secara offline.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda sedang membuat sebuah website maka jangan lupa untuk gunakan jasa layanan <strong><a href=\"https:\/\/bikin.website\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bikin.Website<\/a><\/strong> yang sudah terpercaya dan aman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika masih ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terima kasih. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bila Anda termasuk dalam orang baru mempelajari bagaimana website dapat bekerja sehingga dapat diakses oleh semua orang. Pastinya akan muncul banyak istilah asing yang jarang didengar sebelumnya, seperti salah satunya yaitu localhost.\u00a0 Bukan hanya localhost saja, ada juga istilah domain, hosting, server, content management system, WordPress dan masih banyak lagi.\u00a0 Di dalam artikel ini nantinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1469,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[409],"tags":[873],"class_list":["post-1468","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dev-website","tag-pengertian-localhost"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya - Bikin.Website<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Di dalam artikel ini membahas pengertian dari apa itu localhost, fungsi localhost dan juga jenis dari server localhost.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya - Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di dalam artikel ini membahas pengertian dari apa itu localhost, fungsi localhost dan juga jenis dari server localhost.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-15T09:00:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mega\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\"},\"headline\":\"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya\",\"datePublished\":\"2021-10-15T09:00:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/\"},\"wordCount\":827,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg\",\"keywords\":[\"pengertian localhost\"],\"articleSection\":[\"Web Dev\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/\",\"name\":\"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya - Bikin.Website\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg\",\"datePublished\":\"2021-10-15T09:00:56+00:00\",\"description\":\"Di dalam artikel ini membahas pengertian dari apa itu localhost, fungsi localhost dan juga jenis dari server localhost.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg\",\"width\":1000,\"height\":743,\"caption\":\"apa itu localhost\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/apa-itu-localhost\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"description\":\"Tips Bikin Website dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"width\":3342,\"height\":409,\"caption\":\"Bikin.Website\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\",\"name\":\"mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mega\"},\"description\":\"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/author\\\/mega\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya - Bikin.Website","description":"Di dalam artikel ini membahas pengertian dari apa itu localhost, fungsi localhost dan juga jenis dari server localhost.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya - Bikin.Website","og_description":"Di dalam artikel ini membahas pengertian dari apa itu localhost, fungsi localhost dan juga jenis dari server localhost.","og_url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/","og_site_name":"Bikin.Website","article_published_time":"2021-10-15T09:00:56+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":743,"url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mega","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/"},"author":{"name":"mega","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18"},"headline":"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya","datePublished":"2021-10-15T09:00:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/"},"wordCount":827,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg","keywords":["pengertian localhost"],"articleSection":["Web Dev"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/","name":"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya - Bikin.Website","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg","datePublished":"2021-10-15T09:00:56+00:00","description":"Di dalam artikel ini membahas pengertian dari apa itu localhost, fungsi localhost dan juga jenis dari server localhost.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/#primaryimage","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Apa-Itu-Localhost-Pengertian-dan-Fungsinya.jpg","width":1000,"height":743,"caption":"apa itu localhost"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/apa-itu-localhost\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bikin.website\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Localhost? Pengertian dan Fungsinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","name":"Bikin.Website","description":"Tips Bikin Website dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization","name":"Bikin.Website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","width":3342,"height":409,"caption":"Bikin.Website"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18","name":"mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","caption":"mega"},"description":"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/author\/mega\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1468"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1476,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1468\/revisions\/1476"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}