{"id":1404,"date":"2021-10-01T15:32:47","date_gmt":"2021-10-01T08:32:47","guid":{"rendered":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?p=1404"},"modified":"2021-10-11T15:07:44","modified_gmt":"2021-10-11T08:07:44","slug":"mengatasi-500-internal-server-error","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengatasi 500 internal server error,\u00a0 pasti Anda pernah melihat sebuah website yang bertuliskan 500 internal server error bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Error 500 ini merupakan salah satu error yang sering dijumpai terlebih pada WordPress.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mengatasi 500 internal server error ini tidaklah sulit dan dapat dilakukan dengan cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab yang paling sering terjadi dalam 500 internal server error ialah rusaknya file htaccess, script timeout, file permission yang salah, php version yang tidak support dan masih banyak lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya Anda dapat lebih cepat dalam menemukan penyebab terjadinya masalah 500 internal server error maka Anda harus mengungat dengan jelas apa yang telah diubah terakhir kali.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Variasi 500 Internal Server Error\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1407\" aria-describedby=\"caption-attachment-1407\" style=\"width: 509px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-1407\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pengertian-500-internal-server-error-300x214.png\" alt=\"mengatasi 500 internal server error\" width=\"509\" height=\"363\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pengertian-500-internal-server-error-300x214.png 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pengertian-500-internal-server-error.png 435w\" sizes=\"(max-width: 509px) 100vw, 509px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1407\" class=\"wp-caption-text\">variasi 500 internal server error<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas cara mengatasi 500 internal server error sebaiknya kita membahas variasi error 500 terlebih dahulu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam HTTP status kode, angka 500 ini menunjukkan adanya kesalahan pada server.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu internal server error memiliki banyak variasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini beberapa variasi pada 500 internal server error:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Error 501 not implemented\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Error ini akan terjadi bila server tidak memiliki fungsi yang dibutuhkan dalam memenuhi permintaan dari para pengguna atau ketika server tidak dapat mengenali permintaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Error 502 bad gateway\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada <a href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/502-bad-gateway\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">error 502<\/a> ini akan terjadi ketika gateway dan juga proxy digunakan sebagai perantara website sehingga server menerima respon yang tidak valid.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Error 503 service unavailable\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eror ini terjadi ketika web server tempat website di hosting sedang dalam proses maintennace atau down time.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Error 504 gateway timeout\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Error satu ini terjadi ketika web server sebagai gateway atau proxy yang tidak menerima permintaan tepat waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Error 505 http version not supported\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Error yang terakhir yaitu error 505 http version not supported yang dapat terjadi ketika web server tidak dapat mendukung versi protokol http yang telah digunakan dalam melakukan permintaan akses website.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Mengatasi 500 Internal Server Error\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1408\" aria-describedby=\"caption-attachment-1408\" style=\"width: 511px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-1408\" src=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/mengatasi-500-internal-server-error-300x219.png\" alt=\"mengatasi 500 internal server error\" width=\"511\" height=\"373\" srcset=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/mengatasi-500-internal-server-error-300x219.png 300w, https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/mengatasi-500-internal-server-error.png 589w\" sizes=\"(max-width: 511px) 100vw, 511px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1408\" class=\"wp-caption-text\">mengatasi 500 internal server error<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui variasi apa saja dari 500 internal server error, maka selanjutnya kita akan membahas mengenai cara mengatasi 500 internal server error.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika melihat website Anda mengalami 500 internal server error, mungkin Anda akan panik dan tidak tahu harus mulai dari mana dalam membenahi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya kesalahan ini dapat berasal dari dua hal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang pertama karena kesalahan pengguna atau client side issue.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan yang kedua karena ada masalah dengan server.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak perlu berbasa-basi lagi, mari simak beberapa cara dalam mengatasi 500 internal server error:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Memuat ulang halaman website\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini mungkin sangat mudah, namun memang cara inilah yang perlu dilakukan untuk pertama kali ketika mengalami masalah error 500.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kurang lebih tunggu sekitar satu menit dan refresh halaman website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda dapat menekan tombol F5 atau bisa juga tekan tombol Ctrl + F5 untuk memuat ulang halaman website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena bisa saja error 500 ini terjadi karena pada server mengalami overload sehingga bila ditunggu beberapa menit website sudah dapat berjalan seperti biasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika menunggu, Anda dapat mencoba membuka website pada halaman lain yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah error 500 ini dapat muncul bila Anda mengupdate plugin atau theme pada website WordPress Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya hal ini dapat terjadi bila plugin belum dikonfigurasi secara baik dan benar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, biasanya WordPress Anda akan mencoba untuk membereskan masalahnya sendiri yang membutuhkan waktu beberapa menit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga nantinya website Anda menjadi down pada sementara waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu dengan memuat ulang halaman website menjadi salah satu cara dalam mengatasi 500 internal server error.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Clear cache browser\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menghapus cache browser Anda juga dapat menjadi salah satu cara dalam mengatasi error 500.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi bila sudah mencoba untuk menghapus cache browser Anda namun masih tidak bisa membuka website Anda maka Anda perlu untuk menggunakan cara lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Error establishing a database connection\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Error 500 ini dapat terjadi di dalam rupa error establishing a database connection.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tergantung pada browser Anda dan mungkin pesannya dapat berbeda-beda namun error yang satu ini merupakan bagian dari kode status 500.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Cek themes dan plugin\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Themes dan plugin yang berasal dari pihak ketiga biasanya dapat dengan mudah menyebabkan error 500.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda dapat langsung melihat error nya setelah berhasil menginstal serta mengupdate themes atau plugin tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini merupakan salah satu alasan mengapa sebaiknya mengupdate themes dan plugin secara satu persatu untuk dapat mengetahui plugin mana yang menyebabkan error.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu cara dalam mengatasi hal ini adalah dengan menonaktifkan atau pun deactive plugin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga tidak perlu lagi khawatir lagi ketika sedang menonaktifkan ataupun deactive plugin dan tidak akan menghapus data.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Cek adakah file .htaccess yang corrupt\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda pengguna WordPress maka salah satu hal pertama yang perlu dilakukan untuk mengatasi error 500 pada WordPress ialah dengan mengecek adakah file .htaccess yang corrupt.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda dapat melakukannya dengan mengganti nama file .htaccess utama menjadi sesuatu contohnya seperti .htaccess_lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mengganti nama file .htaccess maka Anda perlu untuk login ke website melalui FTP ataupun aplikasi file manager pada dashboard cPanel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah terhubung, file .htaccess dapat diletakkan pada direktori yang sama dimana dapat melihat folder seperti wp-admin, wp-content dan juga wp-includes.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah selesai mengganti nama file .htaccess, maka coba kunjungi website bila sudah kembali seperti semula maka Anda telah berhasil memperbaiki website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa juga untuk klik Settings lalu Permalinks pada dashboard WordPress lalu klik save tanpa harus mengubah apapun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu akan membantu membuat file .htaccess baru dengan memastikan bahwa semua halaman serta postingan telah di redirect dan tidak terkena 404 error.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. Menambahkan limit memori PHP\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang internal server error dapat terjadi bila Anda menggunakan terlalu banyak memori PHP Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda melihat HTTP error ketika mencoba login pada dashboard WordPress dan mengunggah gambar ke wp-admin maka Anda perlu untuk menambahkan limit memori.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Penutup\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mengatasi 500 internal server error Anda dapat mencoba cara diatas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga dengan artikel ini dapat membantu Anda dalam mengatasi 500 internal server error.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda sedang mencari <a href=\"https:\/\/bikin.website\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jasa layanan pembuatan website<\/a> maka Anda dapat menggunakan jasa layanan pembuatan website Bikin.Website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan jika masih ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terima kasih. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelum mengatasi 500 internal server error,\u00a0 pasti Anda pernah melihat sebuah website yang bertuliskan 500 internal server error bukan? Error 500 ini merupakan salah satu error yang sering dijumpai terlebih pada WordPress.\u00a0 Dalam mengatasi 500 internal server error ini tidaklah sulit dan dapat dilakukan dengan cepat.\u00a0 Penyebab yang paling sering terjadi dalam 500 internal server [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1405,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[409],"tags":[866],"class_list":["post-1404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dev-website","tag-internal-server-error"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Mengatasi 500 Internal Server Error - Bikin.Website<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam mengatasi 500 internal server error telah dijelaskan di dalam artikel ini. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error - Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam mengatasi 500 internal server error telah dijelaskan di dalam artikel ini. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bikin.Website\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-01T08:32:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-10-11T08:07:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mega\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\"},\"headline\":\"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error\",\"datePublished\":\"2021-10-01T08:32:47+00:00\",\"dateModified\":\"2021-10-11T08:07:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/\"},\"wordCount\":936,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg\",\"keywords\":[\"internal server error\"],\"articleSection\":[\"Web Dev\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/\",\"name\":\"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error - Bikin.Website\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg\",\"datePublished\":\"2021-10-01T08:32:47+00:00\",\"dateModified\":\"2021-10-11T08:07:44+00:00\",\"description\":\"Dalam mengatasi 500 internal server error telah dijelaskan di dalam artikel ini. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg\",\"width\":1000,\"height\":743,\"caption\":\"mengatasi 500 internal server error\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/mengatasi-500-internal-server-error\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"description\":\"Tips Bikin Website dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Bikin.Website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/logo-blue.png\",\"width\":3342,\"height\":409,\"caption\":\"Bikin.Website\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18\",\"name\":\"mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mega\"},\"description\":\"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bikin.website\\\/blog\\\/author\\\/mega\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error - Bikin.Website","description":"Dalam mengatasi 500 internal server error telah dijelaskan di dalam artikel ini. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error - Bikin.Website","og_description":"Dalam mengatasi 500 internal server error telah dijelaskan di dalam artikel ini. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.","og_url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/","og_site_name":"Bikin.Website","article_published_time":"2021-10-01T08:32:47+00:00","article_modified_time":"2021-10-11T08:07:44+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":743,"url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"mega","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/"},"author":{"name":"mega","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18"},"headline":"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error","datePublished":"2021-10-01T08:32:47+00:00","dateModified":"2021-10-11T08:07:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/"},"wordCount":936,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg","keywords":["internal server error"],"articleSection":["Web Dev"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/","name":"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error - Bikin.Website","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg","datePublished":"2021-10-01T08:32:47+00:00","dateModified":"2021-10-11T08:07:44+00:00","description":"Dalam mengatasi 500 internal server error telah dijelaskan di dalam artikel ini. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/#primaryimage","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/BW-blog-Cara-Mengatasi-500-Internal-Server-Error.jpg","width":1000,"height":743,"caption":"mengatasi 500 internal server error"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/mengatasi-500-internal-server-error\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bikin.website\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengatasi 500 Internal Server Error"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","name":"Bikin.Website","description":"Tips Bikin Website dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bikin.website\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#organization","name":"Bikin.Website","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","contentUrl":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/logo-blue.png","width":3342,"height":409,"caption":"Bikin.Website"},"image":{"@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bikin.website\/blog\/#\/schema\/person\/96252fbfa62ac66731deb70ee96b6e18","name":"mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4588150c2c926782fe4447e3ff17b5be1f58cd5093353bd2b94abbe24eef5c69?s=96&d=mm&r=g","caption":"mega"},"description":"Seorang Content Writer yang menyukai musik, menonton film, traveling dan tentu saja menulis.","url":"https:\/\/bikin.website\/blog\/author\/mega\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1404"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1443,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1404\/revisions\/1443"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bikin.website\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}