Jordy Prayoga Jordy loves to learn anything about SEO, digital marketing, and content writing on his mission to help people understand in the most simplest way. During his free time, he turns to be a mountain hiker.

Ingin Jadi Blogger Sukses? Pahami Dulu Apa Itu Niche Blog!

3 min read

NICHE ADALAH

Saat ini, mencari penghasilan secara online bukanlah hal aneh dan mustahil. Ada banyak peluang yang bisa Anda manfaatkan dan salah satunya adalah menjadi seorang blogger.

Sudah banyak para blogger yang mendapatkan penghasilan tinggi dari internet melalui platform blog dan AdSense.

Bila Anda ingin menjadi seorang blogger, atau sedang mendalami karir blogger, ada baiknya untuk mengetahui apa saja yang dipersiapkan selain hal teknis (hosting, domain, dan sebagainya).

Nah, adapun satu hal yang tidak boleh Anda lewatkan, yakni menentukan niche blog Anda terlebih dahulu.

Tenang saja, kami akan menjelaskan kepada Anda tentang apa itu niche dan bagaimana cara menentukannya.

Jadi, pastikan jangan ke mana-mana sebelum membaca artikel ini sampai akhir, ya.

Apa Itu Niche?

Secara umum, definisi niche adalah sebuah bagian kecil yang terfokus dari target pasar yang lebih besar dan telah memiliki pasarnya sendiri.

Jadi, Anda benar-benar memiliki target yang lebih spesifik dan terpilih.

Dalam dunia bisnis khususnya, niche sangat penting karena dapat memengaruhi kelangsungan bisnis Anda.

Pasalnya, tak jarang para pebisnis yang memulai bisnis mereka hanya dengan meniru milik orang lain.

Namun, dengan menentukan niche di awal, Anda bisa lebih fokus terhadap target sehingga dapat meminimalisir kegagalan di tengah jalan.

Lagi pula, niche membantu bisnis Anda menjadi terlihat berbeda dan unik dibanding milik orang lain.

Niche Blog 

Sementara itu, niche blog memiliki tujuan yang sama, yaitu menargetkan audiens yang paling spesifik dan tujuannya untuk mendapatkan penghasilan.

Sederhananya, bila website Anda sudah memiliki niche, peluang untuk mendapatkan penghasilan sangat besar karena biasanya akan meraih banyak traffic dan iklan.

Kabar baiknya, website yang memiliki niche bahkan bisa berpeluang untuk mengungguli website ‘besar’ dengan tema yang lebih umum.

Bagaimana bisa? Simak saja artikel ini hingga selesai untuk tahu jawabannya.

Contoh Niche

Contoh niche yang paling sederhana dan mudah untuk dimengerti adalah blog Bikin Website yang sedang Anda kunjungi sekarang.

Bikin.Website adalah penyedia jasa pembuatan website yang melayani pembuatan berbagai jenis website.

Nah, target market yang lebih besar dari jasa pembuatan website adalah website itu sendiri.

Maksudnya bagaimana?

Mari kita bedah satu per satu. Dalam target market website, sudah banyak pihak yang bermain di dalamnya, tentu dengan niche yang berbeda-beda pula, ada niche tentang hosting, domain, SSL, jasa pembuatan website, dan lain-lain.

Untuk menarik minat audiens agar mengunjungi situs Bikin.Website, blog ini selalu memberikan konten-konten yang membahas tentang website, mulai dari cara membuat, tips optimasi website, dan masih banyak lagi.

Bahkan, dari pemilihan nama domain pun, situs ini juga menggunakan nama dan ekstensi domain yang sangat spesifik tentang jasa pembuatan website.

Lantas, bagaimana cara menentukan niche yang tepat bagi seorang blogger agar bisa mendapatkan penghasilan?

Cara Menentukan Niche Blog

Cara menentukan niche pada blog sangat mudah bahkan jika Anda belum pernah memiliki blog sebelumnya. Ini caranya:

1. Tentukan Hal yang Anda Sukai

Dalam memulai sesuatu apa saja, bila tidak diiringi dengan hal yang disukai, pasti hasilnya tidak akan maksimal.

Begitu pula ketika menjadi blogger, ketika Anda hanya meniru niche orang lain yang tidak disukai, pasti tidak akan konsisten, apalagi untuk mendapatkan penghasilan.

Maka dari itu, sebelum menjadi blogger yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan, tentukan terlebih dahulu apa saja yang Anda sukai sebagai niche blog.

Misalnya, Anda bisa menuliskan lima hingga sepuluh hal yang menjadi kesukaan Anda, sebut saja smartphone, sepak bola, sepatu, dan sebagainya.

Nah, dari kesemuanya, urutkan kembali dari hal yang paling Anda kuasai.

Dengan begitu, konten blog sudah dipastikan akan selalu ada dan tidak berhenti di tengah jalan (stuck).

Pada dasarnya, menjadi blogger bisa dikatakan sebagai hobi yang dibayar. Meski tidak selalu memiliki hobi di bidang blogging, setidaknya Anda bisa membagikan hobi tersebut melalui platform blog.

2. Riset 

Riset di sini maksudnya adalah Anda harus menelusuri di segala ruang pada internet yang membahas tentang daftar niche (hal-hal yang dituliskan sebelumnya).

Misalnya, cari tahu tentang topik sepatu di SERP, forum, dan sebagainya untuk mengetahui apa saja informasi yang audiens butuhkan.

Nantinya, ini akan menjadi ide konten pada blog Anda. Kalau memang bertujuan untuk mencari penghasilan, memang riset topik harus dilakukan dengan teliti agar dapat mengetahui potensi banyaknya orang yang akan mencari informasi tersebut.

Meski proses untuk menjadi blogger berpenghasilan terlihat cukup kompleks, tetapi dengan menentukan niche, Anda bisa mendapatkan banyak manfaat, lho.

Manfaat Niche

Seperti diketahui, niche adalah segmen di dalam target pasar yang lebih luas. 

Dalam penerapannya pada dunia blogging, adapun manfaat niche adalah sebagai berikut:

1. Mengurangi Kompetisi

Dengan mempunyai niche blog, tentu kompetisi untuk meraih peringkat atas pada mesin pencarian semakin mudah.

Bukan berarti takut dan tidak mampu bersaing, blog Anda hanya akan sama seperti blog-blog lain dengan tema yang sama, sebut saja tema teknologi atau fashion.

Jadi, tidak ada unsur keunikan yang ada pada blog Anda bila sama seperti blog lain.

2. Memenangkan Topical Authority

Topical authority atau juga biasa dikenal dengan topical ownership, adalah istilah yang merujuk pada sebuah metrik tentang seberapa ‘kuat’ sebuah website dalam topik tertentu.

Sederhananya, ketika website Anda sudah mendapatkan predikat topical authority, Google akan meningkatkan peringkat website Anda karena dianggap sebagai ‘ahli’ atau menguasai suatu topik dalam bidang (niche) tertentu.

Nah, untuk memenangkan topical authority, buatlah konten-konten yang bernilai dan tentu berkualitas dan masih dalam niche yang sama.

Dengan fokus mengejar topical authority, Anda pun pasti akan selalu terpacu untuk membuat konten yang berkualitas.

Sebagai contoh, bila Anda perhatikan, website yang memiliki bisnis hosting pasti selalu membuat konten-konten tentang hosting dan website.

Pada akhirnya, website Anda semakin sering dimunculkan oleh Google karena memiliki relevansi terhadap suatu topik.

Tidak hanya itu, kunjungan website tentu juga akan meningkatkan kunjungan website beserta penghasilan Anda.

Tentukan Niche Anda Sekarang Juga!

Karena niche adalah hal yang sangat penting dalam memulai karir sebagai blogger berpenghasilan, ditambah Anda sudah tahu cara menentukannya, tidak ada salahnya untuk menentukan niche blog Anda sekarang!

Bila Anda masih mengalami kendala dalam menentukan niche, silakan bertanya kepada kami melalui kolom komentar di bawah ini, ya!

Agar tidak ketinggalan informasi terbaru mengenai tips seputar website dan blog lainnya, selalu pantau blog Bikin.Website, ya!

Avatar for Jordy Prayoga
Jordy Prayoga Jordy loves to learn anything about SEO, digital marketing, and content writing on his mission to help people understand in the most simplest way. During his free time, he turns to be a mountain hiker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *